Regu Penyelamat Telusuri Raibnya Mbah Mali di Belantara Hutan Jati

Baru ditemukan sandal dan tempat tembakau milik korban.

Foto: Tim SAR saat menyusuri hutan jati milik Perhutani di Batang untuk mencari Mbah Mali yang tersesat. (ist)

 

SEMARANG – Regu penyelamat dari Basarnas Jawa Tengah sedang melacak keberadaan Mbah Mali yang dikabarkan hilang tersesat di belantara hutan jati milik Perhutani.

 

Lokasi pencarian dilakukan tim SAR di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, sejak Selasa (29/1/2019) lalu.

 

Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi menyatakan Mbah Mali merupakan warga Kuripan RT 05/RW I, Subah Batang. Lelaki berusia 80 tahun itu kedapatan pergi dari rumah sudah sejak Jum’at.

 

“Waktu kami tanyai keluarganya, Mbah Mali bilang ingin ke kebun. Tetapi setelah ditunggu sampai Selasa, dia tidak kunjung balik ke rumahnya,” kata Arif kepada metrojateng.com, Sabtu (2/2/2019).

 

Pihaknya kemudian mendapati laporan dari pihak keluarga ihwal raibnya Mbah Mali.

 

Selama pencarian mandiri, pihak keluarga dapat kabar ada saksi yakni seorang  pemburu biawak yang sempat melihat Mbah Mali berada di tepi bantaran sungai sekitaran kebun yang juga berbatasan dengan hutan Jati.

 

“Pada hari Rabu (30/01/18) pukul 10.15 WIB ada saksi melapor kepada keluarga bahwa pernah melihat survivor di perkebunan. Dengan kesaksian itu, keluarga menuju TKP, namun yang ditemukan hanya sandal dan tempat tembakau milik korban,” paparnya lagi.

 

Tim SAR, ungkap Aris kini telah bertolak ke lokasi pencarian di hutan jati Perhutani. Aris mengaku sudah mengerahkan satu grup penolong untuk melacak Mbah Mali sekaligus memberikan pertolongan.

 

Satu grup penolong yang bergabung dengan timnya juga berasal dari petugas Polsek, Koramil, Batres, Bravo, Bagana dan perwakilan pihak keluarga Mbah Mali.

 

Hingga Sabtu sore, timnya belum bisa menemukan Mbah Mali. Pencarian akan kembali dilakukan karena kondisi sudah mulai gelap.

 

Kondisi area perkebunan Jati yang luas menjadi kendala tim SAR gabungan dengan cuaca mendung.

 

“Harapan kami semoga esok cerah dan tim dapat segera menemukan survivor,” cetusnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.