Rangkaian Pemakaman Imam Besar Masjid Agung KH Ahmad Naqib Noor Alhafid,

Berduka- Masyarakat dan para santri yang biasa mengikuti pengajian rutin Semaan Alquran di Masjid Kauman, merasa kehilangan . Imam Besar Masjid Agung KH Ahmad Naqib Noor Alhafid. (ist/tya)

 

SEMARANG,METROJATENG.COM – Innalillahi wainna ilaihi rojiun, Duka bagi Umat muslimin di semarang khususnya dan dunia islam seluruhnya, Imam Besar Masjid Agung KH Ahmad Naqib Noor Alhafidz, Selasa sore kemarin  dipanggil sang kholik.

Imam Masjid Kauman Semarang meninggal saat menjalani perawatan di Klinik Esensia, Pedurungan, Kota Semarang, sekitar pukul 16.00 WIB.

Jenazah almarhum KH Naqib yang juga pengasuh Pondok Pesantren Mathlabu Mafaazil Quran (MMQ) Kauman Semarang langsung dibawa ke rumah duka di Pungkuran, Kauman, Semarang Tengah.

Pemakaman akan dilaksanakan Rabu hari ini sekitar Pukul 13,30 dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan , diawali sambutan keluarga, sambutan Lurah Kauman di rumah duka.  Selanjutnya pukul 11.45 dilakukan solat Dzuhur dan sholat jenasah bergiliran .

Sebelum dilakukan pemakaman pukul 13.30. ketua Ketua Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail, Lc, Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH Ahmad Daroji, dan  Wali Kota Semarang: H. Hendrar Prihadi, SE, MM  akan memberikan sambutan. Dan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin KH Ahmad Hadlor Ihsan , Talqin: KH Muchammad Yashluch Al-Qadri.

Sementara itu menurut santri di Pondok Pesantren MMQ,  kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi bagi warga Kauman dan seluruh anak didiknya., dan juga  warga yang biasa mengikuti pengajian rutin Semaan Alquran di Masjid Kauman.

Pengasuh Pondok Pesantren Mathlab Mafazil Quran (MMQ) Kauman Kota Semarang, Almarhum KH Ahmad Naqib Noor Alhafidz (AH) dikenal sebagai sosok yang santun, lemah lembut. Selain itu juga sebagai sosok yang ikhlas dan istikamah.

“Kami melihat beliau betul-betul orang yang ikhlas dan istiqomah. Jadi sedekah yang diberikan jamaah saat pengajian bulan Ramadan itu tidak untuk beliau, tapi diberikan kepada Masjid Agung Semarang,” kata Ketua Takmir Masjid Agung Semarang (MAS) KH Hanief Ismail kepada suaramerdeka.com, Selasa, malam kemarin..(tya)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.