Rangga Kirim Ganja Diterima Ibunya Sendiri

Ganja 6,19 Kg dan Sabu 180 Gram Dimusnahkan

Peredaran narkoba kian mengkhawatirkan. Jaringan peredaran narkotika ini dikendalikan dari penjara. Mereka juga melibatkan anak di bawah umur.

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah kembali memusnahkan barang bukti narkotika pada Senin (1/4/2019). Kali ini ada 6,19 kilogram ganja dan sabu seberat 180 gram yang dimusnahkan oleh petugas. Barang bukti narkotika yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan pada pertengahan bulan Maret 2019 lalu.

Petugas BNNP Jawa Tengah memasukkan barang bukti narkotika ke dalam mesin incinerator untuk dimusnahkan. (metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

“Hari ini kami musnahkan barang bukti narkotika berupa ganja dan sabu. Kami sudah menyisihkan sebagian untuk keperluan persidangan. Ganja yang dimusnahkan sebanyak 6,19 kilogram dari total barang sitaan 6,2 kilogram, sedangkan sabu yang dimusnahkan 180 gram dari total 200 gram yang disita,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jateng AKBP Suprinarto, di kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro Blok BB, Semarang, Senin (1/4/2019).

Ganja seberat 6,19 kilogram tersebut disita dari dua jaringan narkotika yang dikendalikan oleh dua narapidana di dalam Lapas. Pertama jaringan yang dikendalikan oleh Bambang Setiono Priyambodo (29), seorang narapidana di Lapas Kedungpane Semarang. Jaringan ini melibatkan anak di bawah umur sebagai kurir yakni IM (17), sedangkan dua tersangka lain dalam jaringan ini adalah JFC (20), dan BS (24). Jaringan Bambang ini ditangkap pada Senin (18/3/2019) pukul 10.00 di depan kantor pos Jalan Erlangga, Semarang.

Kedua adalah jaringan Rangga Laksana (32), seorang narapidana kasus narkoba yang mendekam di Lapas Ambarawa. Jaringan ini diungkap pada Senin (18/3/2019). Rangga diketahui mengirim paket ganja ke rumahnya dengan penerima ibunya sendiri berinisial PWT (58). Rangga tidak mengatakan kalau paket yang dikirim itu adalah ganja.

Sementara sabu 180 gram senilai Rp 2 miliar disita dari dua tersangka di Jalan Ahmad Yani, Kartosuro, pada Selasa (19/3/2019), pukul 03.00. Tersangka diketahui bernama Mareza Kanada Koswara (20), dan Bagas Agil Pangestu (41), keduanya merupakan warga Teras, Boyolali.

Suprinarto menambahkan pemusnahan barang bukti ganja dan sabu tersebut dilakukan setelah ada persetujuan dari kejaksaan. Hal itu sesuai dengan undang-undang.

“Ini juga sebagai bukti perlawanan kamu terhadap peredaran narkotika. Kami akan terus tingkatkan pemberantasan narkotika di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya. (aka)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.