Puluhan Desainer Pamerkan Karya di Semarang Fashion Trends Show

Desainer Indonesia harus mengembangkan sesuatu yang tidak dimiliki orang luar negeri.

Fashion show dalam acara Semarang Fashion Trends Show di Gedung Galeri Industri Kreatif Kota Lama Semarang, Selasa (29/1/2019). Foto: metrojateng.com/Ade Lukmono

 

 

SEMARANG – Gedung Galeri Industri Kreatif Kota Lama Semarang menjadi saksi dihelatnya Semarang Fashion Trends Show. Puluhan desainer busana dari berbagai wilayah di Indonesia memamerkan karyanya dan disaksikan ratusan fashion people, Selasa (29/1/2019) petang.

 

Salah satu desainer yang berasal dari Semarang, Yunius Mujianto memamerkan enam kebaya modern yang dibalut dengan visualisasi yang khas Semarang, yaitu burung blekok. Warna putih menjadi warna yang dominan dan ditonjolkan dalam dalam karya di Semarang Fashion Trends Show.

 

“Semarang punya sesuatu yang khas, yaitu burung blekok yang masih bisa kita lihat di sini. Visualisasi burung blekok tersebut kemudian saya terapkan dalam bahan lace serta diberikan detail-detail lain, seperti kristal, bahan 3D, batik lokal Jawa Tengah dan akhirnya menjadi kebaya modern,” kata Yunius.

 

Ketua Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma mengatakan, fashion show ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi para desainer, khususnya Kota Semarang untuk lebih giat menghasilkan karya yang bisa dilirik pasar internasional. Terlebih lagi, Kota Semarang sudah menjadi kota mode sejak 2015 silam.

 

“Desainer Indonesia harus mengembangkan sesuatu yang tidak dimiliki orang luar negeri. Kita memiliki banyak bahan lokal yang mereka tidak miliki. Itulah yang menjadi potensi para desainer ini,” katanya.

 

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gubaryanti Rahayu mendukung geliat fashion yang ada di Kota Semarang. Pihaknya berkomitmen akan mendukung para desainer Semarang agar bisa mendunia.

 

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang adalah dengan menyediakan Gedung Galeri Industri Kreatif Kota Lama Semarang ini yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan fashion. Selain itu pihaknya akan berusaha membuka jalur ekspor bagi para perancang.

 

Dia berharap, gedung yang nantinya akan diresmikan pada Maret 2019 ini bisa dimanfaatkan untuk perkembangan dunia fashion di Semarang. Kota Lama dan fashion diharapkan juga akan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang singgah di Kota Semarang dari jalur laut maupun udara. (ade)

 

 

 

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.