PT Retno Muda Kembangkan Bisnis di Tol Trans Jawa

Kelola Rest Area Kanci-Pejagan KM 228 A

Dalam rest area tersebut, dibangun sebuah SPBU dengan 14 dispenser, kios UMKM dan juga bangunan Masjid megah senilai Rp 2,5 miliar.

TEGAL – Setelah berhasil mengembangkan bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pelumas di Jalur Pantura Tegal selama 50 tahun lebih, kini PT Retno Muda mencoba peruntungan bisnis serupa di Ruas Tol Trans Jawa, tepatnya di KM 228 A Tol Kanci-Pejagan.

Sejumlah direksi PT Retno Muda menggelar konferensi pers Golden 50th Anniversary Celebrating di SPBU MURI. Foto : metrojateng.com/ adithya

“Kami dipercaya mengelola Rest Area Tol Kanci-Pejagan KM 228 A. Kesempatan ini kami dapat sebelum Presiden Jokowi meresmikan Tol Trans Jawa,” kata Direktur PT Retno Muda, Bernandus Suharto Kuwumowidagdo dalam konferensi pers Golden 50th Anniversary Celebrating PT Retno Muda, Sabtu (20/7/2019) petang.

Dibeberkan dia, dalam rest area tersebut, dibangun sebuah SPBU dengan 14 dispenser, kios UMKM dan juga bangunan Masjid megah senilai Rp 2,5 miliar. Masih mempertahankan dengan ciri khas pada SPBU sebelumnya, pada SPBU Rest Area KM 228 juga dibangun 308 toilet seperti SPBU MURI Tegal yang memiliki 107 toilet.

Bahkan, sambung Bernandus, 308 toilet yang terdiri dari 225 toilet kamar mandi dan 83 toilet urinal, telah didaftarkan dalam Guinness World Records sebagai SPBU dengan jumlah toilet terbanyak di dunia. Dipilihnya capaian tersebut, Bernandus mengaku telah disepakati dengan sejumlah direksi.

“Sama dengan SPBU MURI, kami juga ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Karena seperti kita ketahui bersama, toilet saat ini sudah menjadi kebutuhan manusia,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk kios UMKM, tersedia sekitar 30 unit sesuai dengan ketentuan Badan Usaha Pemilik Tol. Namun, tak dipungkiri jumlah tersebut bisa terus bertambah, mengingat kapasitas area parkir di Rest Area 228 A sangat luas.

Adapun para pelaku UMKM di Rest Area dibebankan sewa kios bulanan yang berbeda dengan pola sewa tenant nasional. Dalam kesempatan ini, Bernandus juga memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk bisa mengembangkan bisnisnya di Rest Area.

“Kios sudah 30 persen tidak ditutup. Kami malah ingin UMKM berkembang bersama di sana. Sebab, area parkir kami bisa menampung 800 kendaraan lebih,” tutupnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.