PSIS Tumbang karena Kalah Efektif

Shopee Liga 1 2019

Hari Nur Yulianto dkk baru bisa benar-benar memberi ancaman berbahaya di 15 menit akhir babak kedua.

MAGELANG – PSIS Semarang gagal menahan laju impresif PS Tira-Persikabo. Dominasi Mahesa Jenar tak banyak berarti karena Laskar Pajajaran bermain lebih efektif.

PSIS belum mampu menahan laju impresif PS Tira-Persikabo yang bermain lebih efektif. Foto: metrojateng.com

Melakoni laga pekan ke-12 Shopee Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (2/8/2019), PSIS berambisi menodai rekor Tira-Persikabo yang belum pernah kalah. Alih-alih menang, gawang Jandia Eka Putra justru dua kali dijebol Wawan Febrianto di menit 44 dan Ciro Alves di menit 59 tanpa bisa membalas.

Dalam laga tersebut tuan rumah lebih banyak mendominasi permainan. Namun Hari Nur Yulianto dkk baru bisa benar-benar memberi ancaman berbahaya di 15 menit akhir babak kedua.

“Karakter main kami, skema yang kami buat itu adalah seperti di 15 menit terakhir. Tapi itu sudah terlambat karena kami sudah kebobolan dua gol,” kata pelatih PSIS Jafri Sastra.

Jafri juga menyoroti anak buahnya yang kerap membuat kesalahan sendiri. Gol kedua Tira-Persikabo diawali dari kegugupan Fredyan Wahyu saat mendapat tekanan Ciro Alves. Bola berhasil direbut Ciro dan diakhiri dengan tendangan ke pojok kiri gawang Jandia.

“Ini menjadi catatan penting tim pelatih kenapa anak-anak dari menit awal bisa mengatasi permainan tapi tidak bisa menciptakan gol. Itu yang membuat kami frustrasi dan justru kebobolan dari counter attack karena kesalahan-kesalahan elementer,” ujarnya.

Sementara, pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan memuji mentalitas yang ditunjukkan Manahati Lestusen cs. Selain faktor keberuntungan, anak asuhnya juga lebih efektif memanfaatkan peluang.

“Hari ini anak-anak masih bisa menampilkan kualitas dari sisi motivasi dan menunjukkan fighting spirit yang luar biasa. Kami juga mendapatkan banyak keberuntungan, karena Semarang banyak menciptakan peluang. Tapi sekali lagi, hari ini kami yang lebih efektif menyelesaikan peluang-peluang itu,” tandasnya.

Tambahan tiga poin tersebut mengembalikan Tira-Persikabo ke puncak klasemen dengan poin 26. Sedangkan PSIS masih tertahan di papan tengah dan baru mengemas 14 poin. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.