Proyek Jembatan Beringin dan Plumbon Telan Anggaran Rp 4,8 Miliar

Sisa luapan Sungai Beringin pada November 2017 lalu. (foto: metrosemarang.com)

SEMARANG – Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengungkapkan, tahun ini akan dilakukan pembangunan jembatan di Kelurahan Mangkang Wetan dan Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu. Kedua jembatan yang berada di Sungai Beringin dan Sungai Plumbon itu selama ini menjadi salah satu penyebab banjir ketika hujan tiba.

“Kondisi jembatan itu dinilai terlalu rendah dan menyuebabkan sumbatan pada Sungai Beringin ataupun Plumbon. Sehingga ketika hujan tiba terjadi banjir,” kata Kadarlusman, Minggu (21/1).

Menurutnya, pihaknya selama ini memang terus mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk menormaliasi Sungai Beringin dan Sungai Plumbon yang sudah sangat urgent atau mendesak. Sayangnya, ranah normalisasi berada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali –Juwana.

“Kami terus mendesak agar normalisasi bisa dilakukan secepatnya. Adanya kepastian akhirnya normalisasi bisa pada tahun ini tentu kami sangat mendukung,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan, kedua jembatan akan dibongkar dan kemudian ditinggikan. Dana untuk kegiatan tersebut akan diambil dari APBD Kota Semarang.

“Khusus untuk jembatan Kelurahan Mangungarjo tepatnya di RW 4, akan menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Sementara untuk jembatan di Kelurahan Mangkang Wetan menelan anggaran Rp 2,8 miliar,” terangnya.

Pilus, sapaan karibnya, menambahkan jembatan yang di Mangkang Wetan nanti akan digeser sedikit ke utara, karena jembatan saat ini sangat mepet dengan rumah warga sehingga membahayakan. (duh)

Anda mungkin juga berminat
Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

83 − 77 =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.