Produk Smartfren Jadi Andalan Ojek Online

Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim menunjukkan produk terbaru Smartfren yang akan diluncurkan pada Februari mendatang di sela acara jumpa media di Verve Bistro & Cafe, Sabtu (20/1). (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

SEMARANG – Zaman serba online membuat masyarakat sekarang tidak bisa lepas dari gawai dan internet. Apalagi bagi sebagian profesi seperti ojek online yang juga membutuhkan kecepatan akses internet untuk mendapat pesanan penumpang.

Melalui sejumlah produk PT Smartfren Telecom Tbk menjawab kebutuhan konsumen termasuk para pengemudi ojek online. Perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE tersebut bahkan pada tahun ini akan memberikan kejutan dengan meluncurkan produk telepon selular dengan harga ekonomis tapi ditunjang layanan data yang maksimal.

Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim mengatakan, sejak muncul ojek online pihaknya merasa diuntungkan karena banyak pengemudinya mencari modem untuk menunjang pekerjaannya.

“Dengan berinvestasi Rp349 ribu untuk membeli modem 4G, penghasilan mereka bisa naik dua kali lipat. Demikian juga keuntungan kami, penjualan meningkat,” tuturnya di Verve Bistro & Cafe Semarang, Sabtu (20/1).  Kini dengan jaringan 4G LTE Advances Smartfren produk yang ditawarkan juga makin beragam.

“Bulan Februari kami akan luncurkan handphone unlimited internet 4G di antaranya Smartfren Andromax BSE seharga Rp 749 ribu, Andromax A2 seharga Rp 749 ribu, dan Andromax L seharga Rp 849 ribu. Selain itu, kami juga luncurkan Andromax Prime handphone dengan harga terjangkau tapi juga bisa jadi modem seharga Rp 199 ribu,” jelasnya.

Menurut Djoko, produk-produk terbaru tersebut tidak hanya lebih ekonomis secara harga tetapi juga memberikan layanan data lebih cepat. “Harga paket datanya pun murah cukup Rp 100 ribu unlimited sebulan,” imbuhnya.

Sementara itu dengan layanan 4G LTE, tahun ini Smartfren menargetkan pertumbuhan pendapatan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yakni dari Rp 3 triliun menjadi Rp 6 triliun. Sedangkan target pertumbuhan pelanggan dari 17 juta menjadi 20 juta pelanggan.

“Kami akan lakukan perluasan jaringan mulai Aceh, Sumatra, hingga Timur Indonesia,” tandasnya. (Ang)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

77 − 73 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.