Polretabes Semarang Bekuk Produsen dan Pengedar Uang Palsu

Barabg Bukti Upal 1 Miliar Disita

Barang Bukti – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis menunjukkan barang bukti upal senilai Rp 1 miliar.(tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM- Kasus peredaran uang palsu dengan sasaran setor uang tunai ke anjungan ATM serta pedagang kaki lima telah berhasil diungkap Polrestabes Semarang. 

Resmob Polrestabes Semarang Jumat(27/11) selain meringkus 4 pelaku,termasuk otak pembuat Upal, juga menyita barang bukti diantaranya  Upal lembaran 50 dan 100 ribu, semua senilai tidak kurang satu miliar,7 mesin printer, alat alat serta cat sablon berbagai warna.

Keempat pelaku masing masing Sodikin (42) Asal Batang, Suripto(51) asal Kwarasan,Timbang Laksono Wonosobo, Yasir asal Banyuwangi dan otakYapto Sudibyo(31), sebagai otak pemproduksi Upal warga  Muktisapira,Muktiharjo Kidul Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis pada gelar kasus,Jumat (27/11) mengatakan terungkapnya sindikat peredaran upal  berawal dari laporan pihak suatu bank yang menerima uang palsu dari nasabah yang melakukan setor tunai lewat mesin anjungan ATM. Disebutkan tiap lembar Upal 100 ribu  yang tidak terdeteksi pada mesin ATM mencapai jutaan terdapat dua sisi. Yakni, satu sisi uang asli dan dibalik sisi lain uang  palsu.

 “Jadi antara uang asli dan palsu sama sama dibelah, lalu dengan menggunakan lem antara belahan uang palsu dan uang asli dijadikan satu dengan gambar uang berbeda,seperti sesuai aslinya”, jelas Kombes Pol Auliansyah.

Selain mengedarkan uang palsu dengan memanfaatkan sistem setor tunai ke mesin anjungan ATM, komplotan pencoleng itu mengedarkan Upal ke pedagang kaki lima. Mereka dengan lembaran 100 ribu Upal dibelikan sesuatu barang,seperti sebungkus rokok. Dan, mereka akan mendapatkan uang asli pengembalian pembelian rokok tersebut.

Menurut Kapolrestabes semula pihaknya meringkus dua pelaku Suripto dan Yasir. Kedua pelaku dibekuk pada Selasa(3/11) pagi sekitar pukul 10.00 ketika berboncengan motor Honda Vario dalam perjalanan sambil beraksi membeli barang dengan Upal dari  Banyuwangi sampai di Karangawen,Demak. Anggota Resmob dipimpin Kanit Resmobnya  iptu Arif Reza Hadafi begitu melihat dua pelaku yang masuk dalam target langsung mengejar dan meringkusnya.

Baik Suripto dan Yasir dalam pengembangan penyidikan mengaku memperoleh Upal dari Sodikin dengan cara membeli Rp 3 juta mendapat Upal senilai 10 juta. Kemudian Sodikin asal Batang dibekuk Resmob Polrestabes Semarang di Purbolinggo.

Tersangka Sodikin lalu terkait asal Upal mencokot Yapto Sudibyo(31) warga Muktisapira,Muktiharjo Kidul Semarang. Sodikin membeli Upal 10 juta dengan harga 2,7 juta. Dan, ia kemudian menjual  lagi Upal 10 juta dengan harga Rp 3 juta mendapat untung Rp 300 ribu.

Dari keterangan Sodikin, polisi lalu menggerebek dan meringkus Yapto disertai alat pencetak Upal,termasuk 7 mesin printer,alat sablon serta cat berbagai warna dan uang lembaran 50 ribu dan 100 ribu,semua mencapai satu miliar.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.