Polres Demak Gagalkan Peredaran 750 Gram Sabu-sabu

Dikirim lewat Bus

Penangkapan Bing Slamet berawal dari pengembangan kasus Wiwik Wibisono (54), warga Kelurahan Bintoro RT 07 Rw 10 Kabupaten Demak. 

DEMAK – Bing Slamet (54), warga Desa Pengkol RT 01 RW 05 Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara digelandang petugas Polres Demak. Pasalnya, dia diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Demak menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang berhasil disita dari Bing Selamet. Foto: metrojateng.com

Tidak ada perlawanan saat ditangkap, namun petugas berhasil mengamankan barang bukti 750 gram sabu-sabu di rumahnya. Barang haram tersebut dia dapatkan dari rekannya di Jakarta, yang dikirim melalui bus.

Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar menuturkan bahwa penangkapan Bing Slamet berawal dari pengembangan kasus Wiwik Wibisono (54), warga Kelurahan Bintoro RT 07 Rw 10 Kabupaten Demak.

“Dari sini kami mengetahui jika narkotika (sabu-sabu) yang dimiliki WW ini didapat dari BS, yang merupakan warga Jepara,” ujarnya saat gelar kasus di Mapolres Demak, Senin (6/5/2019)

Keduanya, tegas Kapolres, dijerat pasal 112 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 dan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) lebih subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU Ri no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Untuk WW terancam hukuman penjara 4 sampai 12 tahun. Sedangkan BS maksimal 20 tahun penjara,” jelas dia.

Sementara Bing Slamet mengaku sudah menjalankan bisnisnya sejak setengah tahun lalu. Meski dia menyangkal disebut sebagai pengedar.

“Saya bukan pengedar, saya hanya dapat barang dari teman di Jakarta lewat bus. Dan saya pecah-pecah (bungkus kecil). Hasilnya, saya hanya dikasih buat dipakai,” ucapnya. (MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.