Polisi Tetapkan Tiga Suporter Persis Solo Tersangka Perusak Minimarket di Mangkang

Bus yang kami naiki itu sudah di lempari dari luar, sudah sejak kami sampai di Weleri, Kendal.

SEMARANG- Tiga pendukung Persis Solo diringkus tim gabungan Polsek Tugu dan Polrestabes Semarang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Abisono Adji menanyani suporter Persis Solo pelaku perusakan saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (8/10/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Mereka ialah GR (16) warga Pajang, Laweyan, Surakarta, AD (18) warga Pajang, Laweyan Surakarta dan Muhamad Sodiq (38) warga Gandekan Kiwo, Jayengan, Serengan, Surakarta. Ketiganya merupakan tersangka perusakan sebuah minimarket di daerah Mangkang, Kecamatan Tugu pada Sabtu (29/9/2018) lalu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Abioso Seno Aji mengatakan ketiganya diringkus di wilayah hukum Polresta Solo. Penangkapan tersebut bermula dari pengumpulan sejumlah barang bukti diantaranya rekaman kamera CCTV.

“Ketiga tersangka ini saat itu pulang dari nonton pertandingan sepak bola di Batang. Lalu lewat Semarang dan sesampainya di lokasi kejadian mereka melakukan perusakan sebuah minimarket dan penganiayaan,” ujar Kombes Abi saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (8/10/2018).

Saat kejadian, dua orang tersangka yakni GR dan AD melempari minimarket dengan batu dan botol minuman keras. Sedangkan Sodiq terlibat pengeroyokan terhadap Yusuf Febriansah (15) hingga mengalami luka di bagian wajah.

Abi menambahkan, meskipun jajarannya telah meringkus tiga orang tersangka, ia meyakini masih ada orang lain yang terlibat. Sehingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dengan memeriksa tersangka, saksi, serta bukti rekaman CCTV dari minimarket.

“Saya menghimbau kepada koordinator pendukung sepak bola mana pun khususnya Jawa Tengah, kalau ada pertandingan sepak bola ke luar kota dan tidak bisa menjamin keamanan, mending tidak usah mengirimkan pendukung atau supporter,” imbuh Abi.

Dilempari Batu

Sementara, dari pengakuan Sodiq kekisruhan yang terjadi di Mangkang beberapa waktu lalu merupakan emosi sesaat. Emosi dia dan sejumlah rekannya tersulut lantaran saat bus rombongan yang mereka tunggangi mendapat provokasi dari sejumlah warga berupa lemparan batu.

“Bus yang kami naiki itu sudah di lempari dari luar, sudah sejak kami sampai di Weleri, Kendal,” kata Sodiq.

Kapolsek Tugu, Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, saat kejadian para pendukung ini beriringan lima bus. Sesampainya di lokasi kejadian ada sejumlah teriakan oleh warga hingga bus yang paling depan berhenti lalu melakukan perusakan minimarket dan penganiayaan.

“Di sebelah Minimarket itu ada yang teriak, saat itu korban yang dianiaya sedang berada di depan minimarket tersebut. Teriakan itu dikira mengejek pendukung Persis Solo hingga mereka turun dan terprovokasi. Kalau dari barang bukti ada botol miras yang dilempar, diduga mereka dalam keadaan terpengaruh minuman keras,” kata Davis. (fen).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.