Polisi Tetapkan Tersangka Sopir Truk Penabrak Mobil NH Dini

Sopir dinilai lalai terhadap kontrol muatan truk, sehingga membahayakan pengendara lain.

SEMARANG- Sopir truk penabrak mobil yang ditumpangi NH Dini, Gilang Septian (28) ditetapkan sebagai tersangka. Pria warga Magelang tersebut dinilai lalai terhadap muatan pada kendaraan yang ia kendarai hinga mengakibatkan kecelakaan.

Satlantas Polrestabes Semarang melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan di KM 10 TolTembalang, Semarang, Rabu (5/12/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan ia telah menandatangani surat perintah penahanan.

“Sudah ditetapkan tersangka. Hari ini sudah saya tandatangani surat perintah penahanan. Sudah ditahan,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi saat dihubungi wartawan, Kamis (6/12/2018).

Ardi mengatakan, penetapan tersangka terhadap Gilang didasari kelalainnya sebagai pengemudi dalam menganalisa kemungkinan risiko barang muatan yang diangkut. Seharusnya ia mengangkut sesuai kapasitas kendaraan yang dikendarainya yakni 5 ton.

Namun dari hasil olah TKP yang telah dilakukan oleh Satlantas Polrestabes Semarang, truk yang dikendarai oleh Gilang memuat barang berupa bawang putih seberat 7,5 ton.

“Jadi ada overload 50 persen. Ini merupakan salah satu bentuk kelalaian,” beber Ardi.

Selain itu, dari pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap Gilang, ia mengaku tidak ada perintah dari siapapun terkait jumlah muatan yang diangkut. Baik pemilik kendaraan maupun pihak pengirim barang.

Namun, lanjut Ardi, pihaknya akan melakukan pengembangan. Lantaran memurutnya tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain.

“Tak menutup kemungkinan ada pengembangan (untuk potensi) tersangka yang lain. Kaitannya dengan pemilik kendaraan. Kita juga akan melakukan pengecekan terhadap jadwal berkala pemeliharaan kendaraan,” imbuh Ardi.

Penetapan Gilang menjadi tersangka, selain berdasarkan pemeriksaan langsung terhadapnya juga dilakukan kepada kernet truk sebagai saksi. Ditambah hasil olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian di lokasi kejadian pada Rabu (5/12/2018) lalu.

Akibatnya, Gilang melanggar Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 310 Ayat 4 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp 12 juta.

Diberitakan sebelumnya, sastrawan besar NH Dini meninggal dalam kecelakaan di ruas Tol Tembalang Km 10 dengan truk AD-1536-JU yang disopiri Gilang pada Selasa (4/12/2019) lalu. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.