Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan saat Tawuran Pelajar di Magelang

Saat ini tersangka masih diperiksa secara intensif di Mapolres. DN sebelumnya diamankan bersama dengan 30 pelajar lainnya di Puskesmas Borobudur.

MAGELANG – Pasca tawuran antar pelajar SMK di Tempuran, Polres Magelang berhasil meringkus satu orang yang diduga sebagai pelaku pembacokan. Pelajar berinisial DN (17) diketahui berasal dari sebuah SMK di Wonosobo.

Pelajar yang terlibat tawuran diberi pembinaan di Mapolsek Borobudur. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Tapi sebelumnya, pelajar ini pernah sekolah di salah satu SMK swasta di Tempuran Kabupaten Magelang,” kata Wakapolres Magelang Kompol Eko Mardiyanto, Jumat (22/2/2019).

Menurut Eko, saat ini tersangka masih diperiksa secara intensif di Mapolres. DN sebelumnya diamankan bersama dengan 30 pelajar lainnya di Puskesmas Borobudur.

Dari 30 yang diamankan, sebanyak 16 orang dibawa ke Polres. “Kami masih terus menyelidiki dan mengembangkan kasus ini, termasuk motivasi mereka melakukan tawuran lagi,” imbuh Eko.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menduga DN yang membacok tiga pelajar dan menyebabkan mereka luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Seperti diketahui, tawuran antar pelajar SMK terjadi di wilayah Tempuran atau jalan menuju ke wilayah Borobudur, Kamis (21/2) sore kemarin. Sebanyak 5 orang mengalami luka bacok dan harus dirawat di RSU Tidar Kota Magelang, RS Harapan Kota Magelang dan RSU Muntilan Kabupaten Magelang. 

Kapolsek Borobudur AKP Didik Dewantara mengatakan, penanganan para pelajar yang terlibat tawuran diserahkan ke Satreskrim Polres Magelang. Alasannya kejadian ini menimbulkan korban dan menjurus kriminalitas karena mereka membawa senjata tajam.

Setelah keributan tersebut, aparat dari Polsek Borobudur langsung turun lapangan untuk memback up jalur yang kemungkinan dilalui para pelajar. “Tak lama kemudian memang banyak pelajar yang dicurigai pelaku tawuran, sehingga langsung bisa kami amankan,” kata Didi.(MJ-24)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.