Polisi Beri Penghargaan untuk Warga yang Bantu Ungkap Kasus Perusakan Makam

Berkat jasa mereka, hanya dalam tempo tiga hari, kasus ini bisa terungkap

MAGELANG – Polres Magelang Kota memberikan penghargaan kepada tujuh warga yang dinilai telah berperan dalam mengungkap kasus perusakan nisan makam di 4 Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Magelang. Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi kepolisian kepada warga yang telah berperan aktif membantu mengungkap kasus yang sempat meresahkan masyarakat ini.

Kapolres Magelang Kota saat memberikan penghargaan kepada warga yang dinilai telah membantu ikut mengungkap kasus perusakan nisan makam di beberapa TPU di Kota Magelang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Berkat jasa mereka, hanya dalam tempo tiga hari, kasus ini bisa terungkap,” kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Dharmawan, usai memberikan penghargaan kepada mereka di Mapolres, Rabu (9/1/2019).

Ketujuh warga itu antara lain Sumarno (49), Saiyanto (50), Andi hermawan (23) dan Dani Kurniawan (26), mereka warga kampung Kiringan. Kemudian Wahyu Januar (29) dan Suryadi (33) warga kampung Nambangan. Terakhir Aiptu Slamet Partoyo anggota Babinkamtibmas Tidar Selatan Polsek Magelang Selatan.

Kapolres mengatakan, 6 orang dari 7 yang diberi penghargaan, mengetahui ciri fisik hingga mengamankan pelaku dan melaporkannya ke polisi. “Demikian juga anggota Babinkamtibmas Tidar Selatan,” terangnya.

Pemberian penghargaan selain sebagai wujud apresiasi, juga untuk memberi  motivasi masyarakat supaya ikut berpartipasi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah di sekitarnya.

Sedangkan untuk anggota polisi, imbuhnya, penghargaan atau reward sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang baik sekaligus kredit point tersendiri yang akan berpengaruh pada jenjang karir ke depan.

Pengungkapan perusakan makam ini juga terbantu dengan adanya kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sekitar lokasi kejadian. Ia berharap pemerintah Kota Magelang segera mengesahkan Perda tentang CCTV di lokasi strategis atau obyek vital yang terkoneksi dengan polisi.

Seperti diketahui, Polres Magelang Kota berhasil mengamankan Fkb (25) sebagai tersangka perusakan 23 nisan makam yang tersebar di TPU Giri Darmoloyo, TPU Kiringan, TPU Malangan dan TPU Nambangan.

Pemuda asal Kampung Karang Kidul ini ditangkap usai merusak 2 nisan makam non-muslim di TPU Nambangan, Jumat (4/1).

Kristanto berujar saat ini Fkb tengah berada di RSJ Prof Dr Soerojo Kota Magelang untuk menjalani pemeriksaan dan obervasi kejiwaan. Dia juga dalam pengawasan dan pengawalan polisi.

“Untuk saat ini hasilnya belum ada, mungkin bisa diketahui sekitar seminggu ke depan,” jelasnya. (MJ-24)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.