Polisi akan Panggil Pemilik Lahan Galian C Rowosari

Polisi juga akan melakukan kajian terkait keberadaan kubangan bekas galian C tersebut.

SEMARANG – Peristiwa bocah tewas tenggelam di bekas kubangan galian C Rowosari Tembalang Semarang menjadi perhatian aparat kepolisian. Polisi akan memanggil pemilik lahan galian C untuk dimintai keterangan.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian Faris, bocah yang tenggelam di kubangan bekas Galian C Rowosari Tembalang. Foto: metrojateng.com/dok BPBD Kota Semarang

Terkait peristiwa tersebut, kepolisian akan mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang. Pasalnya lokasi bekas galian C yang dikenal dengan sebutan ‘Brown Canyon’ tersebut dinilai rawan dan sudah mengakibatkan korban jiwa.

“Kami akan panggil (pemilik lahan) secepatnya karena lokasi itu sangat rawan. Bisa saja peristiwa serupa akan terjadi lagi,” kata Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Hariono, Senin (29/4/2019).

Selain itu, polisi juga akan melakukan kajian terkait keberadaan kubangan bekas galian C tersebut. Hal itu dilakukan lantaran peristiwa yang merenggut nyawa bocah bernama Faris (12) merupakan masalah teknis yang juga harus diperhatikan oleh pemilik lahan.

Keselamatan bagi pekerja dan masyarakat sekitar juga harus menjadi pertimbangan pemilik. Terlebih saat ini banyak masyarakat yang sengaja datang ke area tersebut.

“Itu tentunya teknis. Itu hal-hal yang terkait dengan ada unsur pidananya, yang berwenang akan melakukan tindakan. Bagi pemilik lahan atau area berkewajiban untuk memberikan tanda peringatan. Setidaknya juga memasang batas pagar bahaya,” ungkapnya.

Selain memberikan peringatan kepada pemilik lahan, polisi juga mengimbau kepada masyarakat sekitar. Lokasi tersebut bukanlah tempat wisata, melainkan lokasi galian C. Maka dari itu masyarakat yang sengaja datang ke lokasi untuk juga memperhatikan keselamatan.

“Lokasi itu kan lokasi galian C, bukan tempat wisata. Jadi untuk masyarakat sekitar juga harus mewaspadai anak-anaknya yang bermain di sana. Kalau bisa jangan mendekat ke area kubangan air yang sedemikian rupa karena selain dalam juga berbahaya,” pungkasnya.

Faris, bocah asal Batursari Mranggen Demak tenggelam saat bermain bersama dua twdua temannya di kubangan air bekas galian C Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Minggu (28/4) sore. Korban ditemukan tewas di kedalaman 3 meter oleh tim SAR gabungan pada Senin (29/4/2019) sekitar pukul 09.30. (aka)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.