Polemik RUU Permusikan, Komisi X Persilakan Masyarakat Beri Masukan

RUU permusikan sudah diajukan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di Badan Legislasi (Baleg) DPR, namun sampai saat ini belum dibahas secara detail.

MAGELANG – Komisi X DPR RI, belum melakukan pembahasan terhadap RUU Permusikan meskipun sudah ada naskah akademiknya. Lembaga wakil rakyat ini masih menunggu masukan dari masyarakat.

Kunjungan Komisi X DPR RI ke Magelang, Rabu (6/2/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Kita masih menunggu masukan dari masyarakat terkait RUU permusikan,” kata Marlinda Irwanti, anggota komisi X DPR RI di sela-sela kunjungannya ke Kabupaten Magelang, Rabu (6/2/2019).

Marlinda menyampaikan, RUU permusikan sudah diajukan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di Badan Legislasi (Baleg) DPR, namun sampai saat ini belum dibahas secara detail. Menurut Marlinda, meski sudah ada naskah akademik, namun masih mentah dan belum ada rapat dengar pendapat ataupun rapat dengar pendapat umum.

Politisi dari Partai Golkar ini menegaskan bahwa membahas RUU butuh waktu yang panjang. Ia menyontohkan saat membahas RUU Pemajuan Kebudayaan, butuh waktu 4 periode atau 20 tahun.

Namun demikian ia berharap pembahasan RUU Permusikan akan berlangsung lebih cepat. “Tapi tidak bisa dilakukan saat sekarang, karena masa kerja DPR RI sudah mau reses tanggal 14 Februari,” jelasnya.

Setelah itu masih ada kegiatan Pemilu 2019, sehingga kemungkinan RUU musik akan dibahas setelahnya. Marlinda menambahkan, pihaknya tidak mempersoalkan adanya penolakan terhadap RUU Permusikan.

“Justru kita mengharapkan adanya masukan yang disampaikan kepada Komisi X,” katanya.

Pihaknya sangat membuka kesempatan bagi siapa saja yang akan memberikan masukan, untuk disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) ataupun  rapat dengar pendapat umum. Terhadap naskah akademik yang sudah ada, kata Marlinda, pihaknya mempersilakan untuk memberi masukan. (MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.