Pohon Tumbang Tewaskan Pemotor jadi “Warning” untuk Pemkot

Pohon Sonokeling yang tumbang tersebut tumbuh di lahan milik PDAM Kota Semarang.

SEMARANG – Peristiwa pohon tumbang yang menewaskan pengendara sepeda motor di Jalan S Parman Semarang jadi peringatan untuk pemerintah kota setempat. Pemkot dan dinas terkait diminta lebih memerhatikan pohon-pohon peneduh di jalan protokol.

Petugas membersihkan bercak darah di lokasi pohon tumbang yang menewaskan pengendara motor di Jalan S Parman Semarang. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

Isa Izzul Hanif (21), warga Taman Sri Rejeki Timur II, Gisikdrono, Semarang Barat tewas tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan S Parman Gajahmungkur Semarang, Senin (29/4/2019) sekira pukul 10.30. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka serius pada bagian kepala.

Korban merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Saat kejadian dia melintas di Jalan S Parman dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter H 4973 MQ seorang diri.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, mengatakan kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bersama dengan Pemkot dan Dinas terkait. Khususnya untuk lebih memperhatikan pohon-pohon besar yang ada di tepi jalan.

“Ini akan menjadi evaluasi kami dan berkoordinasi dengan Pemkot untuk memperhatikan pohon yang ada di pinggir jalan. Pohon yang sudah mengkhawatirkan untuk segera diakomodir agar tidak membahayakan,” katanya.

Untuk diketahui, pohon Sonokeling yang tumbang tersebut tumbuh di lahan milik PDAM Kota Semarang. Pohon tersebut sudah berusia tua. Beberapa waktu lalu di dekat lokasi tersebut juga terdapat pohon tumbang ke arah jalan tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pohon itu sudah tua, kebetulan tadi malam juga hujan deras. Ke depan kami akan memotong pohon-pohon yang menjorok ke jalan agar tidak roboh,” ungkap Dustamat Jaya W, Kasubag Perawatan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang. (aka)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.