PNS Dilarang Gaptek

Walikota Magelang saat memberikan ucapan selamat kepada PNS yang baru dilantik di Pendopo Pengabdian, Rabu (30/11) lalu. (foto: ch kurniawati)
?

MAGELANG – Walikota Magelang Ir Sigit Widyonindito minta kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Magelang untuk tidak gagap teknologi (gaptek). Sebab di era teknologi dan informasi ini, keberadaan gawai sudah sangat dibutuhkan dan bisa dimanfaatkan sebagai penunjang  kerja PNS dalam melaksanakan tugas sehari-hari. 

    “Seiring kemajuan teknologi informasi, kompetensi PNS sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerjanya dalam melayani masyarakat,” kata Sigit saat mengambil sumpah janji 72 PNS di Pendopo Pengabdian, komplek Rumah Dinas Walikota, Rabu (30/11).

    Minimal, imbuh Sigit, seorang PNS bisa mengoperasikan komputer. Apabila belum dapat maka bisa belajar dengan teman sekantor. “Hal ini karena sudah menjadi menjadi tuntutan di era yang serba digital seperti sekarang,” kata Sigit.

    Ia juga menyampaikan pentingnya PNS menjunjung tinggi etika dan budaya kerja sesuai dengan sumpah janji yang baru saja dilakukan. Sumpah janji tersebut, katanya, tidak hanya diucapkan secara lisan saja, tetapi benar-benar diimplementasikan selama bekerja. 

    Menurut Sigit, masuk menjadi PNS sekarang sangat susah, banyak yang antri tapi formasi sedikit. “Sudah sepantasnya bersyukur, dengan sunguh-sungguh  mengemban amanah sebagai abdi Negara dan masyarakat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, selama lima tahun kepemimpinan Sigit di periode 2010-2015, dan ditambah awal kepemimpinannya diperiode ini, ia mengaku ada sekitar 800 pegawai yang pensiun. Namun tidak diimbangi dengan masuknya pegawai baru.

    Karenanya ia minta agar PNS bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. “Ada pimpinan dan nggak ada pimpinan harus tetap fokus kerja, jangan hanya terlihat kerja saat ada pimpinan saja,” tuturnya.

    Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Magelang, Sri Rohmiati menjelaskan, 72 PNS yang diambil sumpah janii terdiri dari kategri satu (K1) sebanyak 3 orang, kategori dua (K2) 30 orang, formasi umum (guru) 35 orang, formasi khusus (dokter) 1 orang, serta 3 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ditempatkan di Kota Magelang.

    “Para pegawai ini sudah berstatus sebagai PNS. Hanya baru diambil sumpah janji sekarang,” terangnya.

    Sementara itu Indah Nuraini, guru SD Rejowinangun Utara 6 Magelang merasa bersyukur bisa menjadi seorang PNS. Ia akan lebih berhati-hati dalam bertindak, karena telah mengucap sumpah PNS. 

“Saya berkomitmen ingin mengabdikan diri sebaik mungkin. Yang pasti mau apa-apa jadi ingat sumpah atau janji yang sudah saya ucapkan,” tutur perempuan 26 tahun asal Purbalingga itu. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

18 − 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.