PLN ULP Pekalongan Edukasi Bahaya Listrik saat Banjir

Apabila banjir semakin tinggi, masyarakat bisa segera mematikan aliran utama (MCB yg di Kwh Meter) atau lapor ke Kantor PLN terdekat.

PEKALONGAN РPLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pekalongan Kota memberikan perhatian khusus pada pelanggan yang terdampak banjir di wilayahnya. Salah satunya dengan menerjunkan tim khusus untuk mengedukasi warga akan penanganan dan bahaya kelistrikan saat banjir.

Petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pekalongan Kota terjun ke lapangan menemui pelanggan yang terdampak banjir di wilayahnya, untuk melakukan edukasi penanganan listrik saat banjir, Jumat (1/2/2019). Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Manager PLN ULP Pekalongan Kota, Endro Priyono mengatakan, dalam kesempatan tersebut, para petugas PLN memberikan pemahaman terkait pengamanan listrik di rumahnya serta penggunaan listrik di saat kondisi hujan dan banjir.

Beberapa langkah preventif saat banjir yang dapat dilakukan antara lain dengan mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

“Apabila banjir semakin tinggi, masyarakat bisa segera mematikan aliran utama (MCB yg di Kwh Meter) atau lapor ke Kantor PLN terdekat. Adapun setelah banjir surut, masyarakat diimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan,” ungkapnya, Jumat (1/2/2019).

Seperti diketahui, hujan deras yang terjadi beberapa hari kemarin telah membuat 70% wilayah Kota Pekalongan tergenang banjir. Beberapa daerah terdampak banjir di antaranya Tirto, Pasirsari, Kramatsari, Pabean, Bendan,  Bandengan, Panjang, Banyurip, Poncol, Jenggot, Binagriya, Podosugih, Kauman, Pringrejo, Medono, Keputran, dan Krapyak. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.