PLN Salurkan Bantuan Edukasi dan Pengembangan Sekolah Sungai Siluk

Bantuan – General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra menyerahkan bantuan sepeda listrik kepada Lurah Srigading Kapanewon Sanden, Sugeng. (ist/tya) 

YOGYAKARTA, METROJATENG.COM  – PLN Peduli memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada  mitra binaan, Sekolah Sungai Siluk. Pada kesempatan ini diserahkan bantuan pengembangan dan sepeda listrik senilai Rp 107.525.000. 

Bantuan diberikan secara simbolis oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra kepada Lurah Srigading Kapanewon Sanden, Sugeng. 

“Hadirnya PLN Peduli di Sekolah Sungai Siluk ini kami harapkan dapat membantu mengatasi permasalahan lingkungan yang terjadi selama ini serta menjadi tempat eduwisata untuk menggali potensi edukasi, terutama dibidang kesenian dan budaya,” ungkapnya. 

Perpustakaan – General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Irwansyah Putra , melihat langsung perpustakaan yang ada di sekolah sungai  Siluk di Imogiri, Yogjakarta. (ist/tya)

 

 

 

 

Semenjak tahun 2018 PLN juga telah memberikan bantuan kepada Sekolah Sungai Siluk, sehingga total bantuan yang telah dikucurkan sampai dengan sekarang mencapai  Rp 372.525.000. 

“Melalui bantuan TJSL ini juga diharapkan dapat menciptakan pembangunan yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goals yang dikolaborasikan dengan berbagai pihak untuk bersama tumbuh berkembang,” imbuh Irwansyah. 

Wisata edukasi Sekolah Sungai Siluk yang terletak di Jl. Imogiri Siluk, Kec. Imogiri, Bantul, Yogyakarta, ini merupakan sekolah bagi masyarakat yang ingin belajar secara gratis. Sekolah ini telah berdiri sejak tahun 2016. 

Penggagas Sekolah Sungai Siluk, Yuswantoro Adi berupaya membuat satu destinasi baru di Bantul dengan memanfaatkan lahan di bawah jembatan yang awalnya merupakan tempat pembuangan sampah dari warga dan orang yang melintas di atasnya. Dengan kreativitasnya, ia menyulap tumpukan sampah menjadi perpustakaan.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.