PLN Masyarakatkan Energi Listrik lewat Lomba Masak

Penggunaan kompor induksi sangat praktis dan efisien. Bentuknya yang portable menjadikannya lebih praktis, bisa diletakkan di mana saja. 

SEMARANG – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY punya cara sendiri untuk memasyarakatkan listrik sebagai solusi energi yang ramah lingkungan. Salah satunya melalui lomba memasak menggunakan kompor induksi di PLN Expo Menembus Batas, Diskon Tambah Daya di Transmart Setiabudi Semarang, Sabtu (16/3/2019).

Ibu-ibu dari tim Polwan Polda Jateng, Kowad Kodam IV Diponegoro, Darma Wanita Dinas ESDM, dan PIKK PLN Jateng-DIY mengikuti lomba memasak di acara PLN Expo Menembus Batas, Diskon Tambah Daya di Transmart Setiabudi Semarang, Sabtu (16/3/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Lomba diikuti oleh Tim Polwan Polda Jateng, Kowad Kodam IV Diponegoro, Darma Wanita Dinas ESDM, dan PIKK PLN Jateng-DIY. Selama kurang lebih 30 menit para peserta mendapat tantangan untuk memasak makanan dengan kompor listrik.

Salah seorang peserta lomba, Kapten Cba (K) Sri Hartati mengaku, baru pertama kali menggunakan kompor induksi. Ternyata, penggunaan kompor induksi sangat praktis. Bahkan dari segi keamanan lebih terjamin.

“Penggunaannya sangat mudah dan praktis. Untuk soal rasa dari masakannya juga tidak beda jauh dengan menggunakan kompor biasa,” ungkapnya di sela lomba.

Kompor induksi bisa digunakan seluruh masyarakat yang menjadi pelanggan PLN. Dengan energi listrik, penggunaan kompor induksi terbukti lebih praktis dan efisien ketimbang penggunaan bahan bakar lainnya.

“Kompor induksi bukanlah barang mewah yang hanya bisa digunakan oleh kalangan atas, tetapi seluruh pelanggan listrik PLN bisa memanfaatkannya,” Manager Komunikasi PLN UID Jateng-DIY, Haris.

Dijelaskan, penggunaan kompor induksi sangat praktis dan efisien. Bentuknya yang portable menjadikannya lebih praktis, bisa diletakkan di mana saja.

“Dan yang utama, dari sisi biaya listrik yang digunakan pun sangat irit jika dibandingkan bahan bakar lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko menambahkan, upaya yang dilakukan PLN ini adalah ide bagus karena mengenalkan dan memanfaatkan energi sekunder kepada masyarakat.

“Makin banyak orang tahu bahwa listrik bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga seperti memasak atau bahan bakar motor, maka konsumsi energi makin seimbang,” katanya.

Sementara, dalam ‘PLN Expo Menembus Batas, Diskon Tambah Daya’, PLN memberikan diskon 50% hingga 100% bagi pelanggan yang ingin menambah daya. Promo berlaku bagi pelanggan tegangan rendah dengan daya 220 VA – 197 kVA.

Diskon berlaku bagi pelanggan PLN terhitung dari 1 Februari 2019 dan sebelumnya tanpa perubahan phasa, tanpa migrasi dari pascabayar ke prabayar atau sebaliknya, dan tanpa mengubah golongan tarif. Pelanggan juga harus sudah melunasi tagihan listrik bulan berjalan.

“Melalui diskon ini, diharapkan pelanggan dapat lebih nyaman dan leluasa dalam memanfaatkan listrik,” tandasnya.(ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.