PLN Jalin Komunikasi dengan Kejati DIY Atasi Tagihan Pelanggan Macet

Kejati siap mengawal dan mengamankan kinerja PLN sebagai salah satu badan negara dan agar tetap sesuai dengan kaidah Good Corporate Government (GCG).

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Feby Joko Priharto bersilaturahmi mengunjungi Kepala Kejati DIY, Masyhudi, Selasa (19/11/2019). Foto : metrojateng.com/anggun puspita.

YOGYAKARTA – PLN UID Jawa Tengah dan DIY terus melakukan komunikasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY terkait ketenagalistrikan. Salah satunya adalah tentang penagihan piutang macet pelanggan.

Hal itu disampaikan saat General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Feby Joko Priharto bersilaturahmi dengan Kepala Kejati DIY, Masyhudi, Selasa (19/11/2019).

Feby mengatakan, bahwa PLN UID Jateng dan DIY merupakan unit induk yang membawahi dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan DIY.

“Mengingat wilayah kerja di Jateng dan DIY, maka sangat penting untuk membangun sinergi dengan Forkompimda di dua daerah tersebut,” ungkapnya.

Kunjungan diterima dengan baik oleh Kepala Kejati DIY, Masyhudi. Pihaknya mengapresiasi upaya PLN UID Jateng & DIY dalam menyampaikan informasi terkait ketenagalistrikan.

Dalam pertemuan tersebut Feby juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin baik dengan Kejati DIY selama ini.

“Kami ucapkan terima kasih terutama dalam hal bantuan penanganan perkara hukum dan penagihan piutang macet pelanggan yang notabene merupakan uang negara. Kami berharap ke depan hal tersebut bisa terus dilakukan dan dikerjasamakan,” tuturnya.

Sementara, Masyhudi mengungkapkan, siap mengawal dan mengamankan kinerja PLN sebagai salah satu badan negara dan agar tetap sesuai dengan kaidah Good Corporate Government (GCG).

“Kami juga berharap silaturahmi ini akan terus berlanjut agar tercipta hubungan yang lebih erat antara PLN dengan para stakeholdernya,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.