PLN Dorong Pengembangan Budidaya Lalat Tentara Hitam

Pengembangan lalat tentara hitam ini terbukti sangat efektif untuk  memproduksi pakan ikan dan unggas.

BANYUMAS – PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto melakukan budidaya ikan, unggas dan alternatif untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Banyumas. Untuk mendorong program tersebut melalui Corporate Social Responsibility (CSR), PLN memberikan bantuan  pengembangan budidaya lalat tentara hitam.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto, Armunanto didampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan CSR untuk pengembangan budidaya lalat tentara hitam di Taman Angkruk Logawa Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas, Kamis (17/1/2019). Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Bantuan CSR diserahkan kepada pengelola Sekolah Kader Desa Brilian dilaksanakan saat peluncuran lokasi wisata Taman Angkruk Logawa Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas, Kamis (17/1/2019) disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan warga setempat.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto, Armunanto mengatakan, pengembangan lalat tentara hitam ini terbukti sangat efektif untuk  memproduksi pakan ikan dan unggas. Selama ini biaya pakan ikan dan unggas terbilang cukup tinggi sehingga menjadi kendala bagi pembudidaya ikan dan unggas.

“Larva dari lalat tentara hitam yang dihasilkan dari penguraian sampah organik inilah yang diambil sebagai pakan ikan dan unggas. Kami berharap para siswa Sekolah Kader Desa Brilian di sini bisa dikembangkan ke masyarakat,” jelasnya usai acara diskusi bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Sunyalangu.

Diketahui, CSR tersebut bisa menjadi stimulan untuk pengembangan budidaya lalat tentara hitam secara lebih luas di Kabupaten Banyumas. Dengan bermodalkan lalat tentara hitam dan tempat budidaya itu harapannya masyarakat bisa mengolah sampah organik sehingga bisa menghasilkan pakan ikan dan unggas alternatif.

“Kami berharap nantinya program ini bisa  berjalan di seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas sehingga permasalahan tingginya biaya pakan ikan dan unggas bisa teratasi,” kata Armunanto.

Selain itu, lanjut dia, juga bisa menjadi salah satu solusi pemecah masalah sampah di masyarakat.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi bantuan PLN dan berbagai pihak lain yang telah peduli terhadap pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di Jawa Tengah. Pihaknya mendorong semakin banyak perusahaan yang menyalurkan bantuan CSR untuk pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

“Semoga semakin banyak lagi yang diberikan ke depan dan ada keberlanjutan, sehingga masyarakat bisa semakin mandiri dan warga miskin bisa terentaskan. Pendidikan warga juga semakin ditingkatkan sebagaimana cita-cita warga Sunyalangu ini,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.