PLN Cilacap Turut Jaga Pelestarian Ekosistem Penyu

Penyu termasuk dalam hewan langka yang hampir punah akibat konsumsi telur atau dagingnya maupun kerajinan dan hiasan.

KEBUMEN – PLN turut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, yakni dengan pelepasliaran 50 ekor anak penyu (tukik) di Desa Jogosimo Kabupaten Kebumen, Selasa (6/8/2019). Acara pelepasliaran anak penyu tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gajah Gunung dan dibuka langsung oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

PLN UP3 Cilacap berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui pelepasliaran tukik ke laut di Desa Jogosimo Kabupaten Kebumen, Selasa (6/8/2019). Foto: dokumentasi

Turut hadir dalam acara Dandim 0709/Kebumen, Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen, AKBP Robert Pardede, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, dan para pejabat daerah lainnya.

Manager PLN UP3, Ahmad Mustaqir mengatakan, upaya pihaknya turut berpartisipasi dalam kegiatan itu karena 6 dari 7 penyu langka ada di Indonesia. Selain itu, penyu juga berperan dalam menjaga ekosistem laut.

“Penyu termasuk dalam hewan langka yang hampir punah akibat konsumsi telur atau dagingnya maupun kerajinan dan hiasan (pengawetan). Melalui kegiatan ini kami mendukung dan siap berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan hidup demi kelestarian serta keseimbangan ekosistem,” ungkapnya.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, mengatakan ini adalah program yang bagus untuk menjaga kelestarian penyu, dan juga mendukung perkembangan obyek wisata Kalibuntu.

Dalam kesempatan tersebut Ahmad kemudian mengingatkan kepada pelanggan PLN agar membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 tiap bulannya dan selalu waspada potensi bahaya listrik yang ada di sekitar.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan pohon yang berada di dekat jaringan listrik, agar segera melaporkan kepada PLN dan tidak melakukan pemangkasan sendiri,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.