PLN Bangun Sinergi dengan Pemkot Semarang

Konsumsi energi listrik di Kota Semarang sudah mulai produktif, karena beban puncak di siang hari sudah melebihi malam hari, yaitu sekitar 570 MW.

SEMARANG – Manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Semarang. Salah satu upayanya dengan menjaga keandalan listrik di kota tersebut beberapa lalu.

Jajaran pimpinan Manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang melakukan audiensi dengan Pemkot Semarang yang ditemui oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Balai Kota, Rabu (22/5/2019). Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Manajer PLN UP3 Semarang, Donny Adriansyah menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini dengan Pemerintah Kota Semarang.

“Kota Semarang baru saja melaksanakan kegiatan Pemilu 2019. Dalam hal ini, PLN melakukan upaya pengamanan pasokan listrik dengan menjaga keandalan dan menyiapkan sumber energi cadangan bagi Panitia Pemilihan Kecamatan Se-Kota Semarang dan Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Semarang,” ungkapnya di sela kunjungan bersama jajaran pimpinan di Balai Kota Semarang, Rabu (22/5/2019).

Diketahui, konsumsi energi listrik di Kota Semarang sudah mulai produktif, karena beban puncak di siang hari sudah melebihi malam hari, yaitu sekitar 570 MW. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis dan industri sebagai penggerak roda perekonomian Kota Semarang sudah menggeliat.

“Dengan upaya PLN menjaga keandalan pasokan listrik tetap lancar, diharapkan hal ini dapat mendukung kemajuan Kota Semarang,” ujarnya.

Pada kunjungan tersebut, manajemen PLN UP3 Semarang ditemui oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dia menyampaikan, pihaknya berharap PLN dapat menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan hingga hari Raya Idul Fitri. Sebab, banyak warga masyarakat Kota Semarang yang menjalankan ibadah dan silaturahmi pada momen tersebut.

“Untuk mengatasi masalah itu PLN dapat bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman untuk menertibkan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak resmi, PJU tersebut akan diproses meterisasi sehingga pemakaian energi listrik dapat terukur dan tidak menyebabkan trafo PLN berlebihan bebannya,” katanya.

Ke depan, lanjut dia, untuk proyek-proyek pembangunan di Kota Semarang, pihaknya juga akan bersinergi dengan PLN seperti revitalisasi Kota Lama dan kawasan segitiga emas.

“Kita perlu koordinasi sejak awal dengan pihak-pihak terkait termasuk PLN agar pekerjaan berjalan lancar dengan komunikasi yang baik,” katanya.

Dalam acara ini PLN juga memberikan kenang-kenangan kepada jajaran Pemerintah Kota Semarang, yaitu Buku Disiplin Eksekusi karya PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta. “Semoga acara audiensi ini menjadi kegiatan rutin, sehingga PLN dapat berperan dalam membantu pembangunan Kota Semarang,” tandas Donny. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.