PKL Terboyo Menolak Pindah ke Pasar Banjardowo

Pemerintah Kota Semarang diharapkan menepati janjinya memindahkan PKL Terboyo ke Terminal Mangkang.

SEMARANG- Pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terboyo keberatan dipindahkan ke Pasar Banjardowo Kecamatan Genuk.

Ilustrasi aktivitas di Terminal Terboyo, Kota Semarang. Foto: metrojateng.com

Pemerintah Kota Semarang diharapkan menepati janjinya di awal, yaitu memindahkan mereka ke Terminal Mangkang.

“Sebelumnya pemerintah menjanjikan kami direlokasi ke Terminal Mangkang. Tapi kemudian katanya dari 70 kios hanya tinggal 35 kios, kami tetap bersedia asalkan setiap kios disekat menjadi dua kios. Tapi kemudian disampaikan lagi katanya kiosnya tinggal 15, dan kami diminta pindah ke Pasar Banjardowo, ya kami menolak,” kata Perwakilan Paguyuban Pedagang dan Jasa (PPJ) PKL Terminal Terboyo, Endro Cahyono, Selasa (21/08/2018).

Kondisi Pasar Banjardowo di Genuk dinilai sepi pembeli, bahkan nyaris bisa dikatakan pasar mati. Tidak jelasnya terkait relokasi ini semakin membuat kecewa.

Lantaran sebelumnya Pemkot Semarang juga telah mengeluarkan surat edaran, bahwa per tanggal 1 September mendatang semua bus tidak boleh lagi masuk dan Terminal Terboyo akan segera dirobohkan.

“Jelas kita menolak, karena di Terminal Terboyo selama ini kita juga tidak hanya membayar retribusi, tapi juga membayar PBB. Jelas kami tidak mau digusur karena jumlah kami ada 130 PKL,” tegasnya.

Pedagang tetap mengharapkan keputusan pemindahan tetap di Terminal Mangkang. Dagangan para PKL berupa oleh-oleh dan warung makan.

Persoalan ini ditanggapi oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Menurut Ita, sapaan akrabya, keluhan para PKL itu akan segera dibahas dalam rapat koordinasi, karena pemkot tidak dapat langsung memutuskan semua pedagang masuk ke Terminal Mangkang.

“Karena Terminal Mangkang kan sekarang sudah menjadi wilayah (kewenangan) pemerintah pusat. Jadi kalau apa-apa ibaratnya ya kita harus izin dulu ke sana,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.