PKL Sunday Market Manahan Diberi Waktu sampai 9 September

PKL Sunday Market bisa pindah berjualan di area car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi maupun Jalan Ir. Juanda

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menghentikan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) saat proses revitalisasi Stadion Manahan. Ini berimbas pada kegiatan Sunday Market yang biasa digelar tiap akhir pekan.

PKL Sunday Market di kawasan Stadion Manahan Solo. Mulai 9 September 2018, area Stadion Manahan harus steril dari kegiatan non-olahraga. Foto: metrojateng.com

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Joni Hari Sumantri mengatakan mulai 9 September 2018, PKL Sunday Market tidak diperbolehkan berjualan di dalam area Stadion Manahan. Pemkot juga Ingin mengembalikan fungsi stadion sebagai penunjang aktivitas olahraga.

“Non olahraga harus kita stop. Sesuai rencana umum tata ruang wilayah ini kawasan hijau dan olahraga,” ujar Joni, Jumat (31/8/2018).

Pemindahan PKL Sunday Market tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) tentang Batas Akhir Izin Sewa/Pengguna Tempat/Lahan di Lingkungan GOR & Stadion Manahan. Mulai 1 Juni 2018 lalu ruangan di Stadion Manahan sudah harus dikosongkan atau tidak ada kegiatan apapun guna mendukung pembongkaran dan pembangunan fisik stadion.

Lebih lanjut, pihaknya mempersilakan PKL Sunday Market yang berjumlah kurang lebih 1000-an tersebut untuk pindah berjualan di area car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi maupun Jalan Ir. Juanda, dengan catatan hrus mengikuti peraturan yang ada.

“Dengan begitu, kita tidak langsung menghilangkan aspek pedagangan tersebut. Nantinya di stadion ini akan dilengkapi dengan area kuliner atau kantin yang ditempatkan dalam satu kawasan,” imbuh Joni.(MJ-25)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.