PKL Protes Penutupan Sunday Market Manahan

Disdag Solo sudah memberi tiga lokasi alternatif agar PKL bisa tetap berjualan.

SOLO – Ratusan pedagang kaki lima menolak penutupan Sunday Market Manahan. Mereka menggelar aksi di Bundaran Gladak, Jumat (7/9/2018) siang.

Aksi PKL memprotes penutupan Sunday Market Manahan, Jumat (7/9/2018). Foto: metrojateng.com

Selain menggelar demo, massa juga mengelar longmarch dari Bundaran Gladak menuju ke kantor Balai Kota Solo. Massa datang dengan membawa berbagai poster bertuliskan penolakan penutupan pasar tiban setiap Minggu pagi tersebut.

Salah seorang pedagang, Rizal (43) mengaku kecewa dengan keputusan dari Pemkot untuk menutup sunday market.

“Kita minta Pemkot membatalkan penutupan Sunday Market, kita sudah beberapa kali dipindah. Terlebih alternatif dari Pemkot juga tidak menjanjikan karena dibatasi sampai jam 09.00 WIB saja, kalau di Manahan kan bisa sampai jam 11.00 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, dalam orasinya Joko Santoso, koordinator aksi mengatakan jika kebijakan pemkot menutup sangat merugikan pedagang yang sudah beraktivitas di sana selama belasan tahun. Ia juga mengajak para pedagang untuk tidak ikut mendaftar menjadi PKL di Car Free Day (CFD) yang menjadi lokasi tempat relokasi para pedagang Sunday Market Manahan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo membantah jika telah membubarkan PKL Sunday Market. Disdag sendiri telah memberikan tiga alternatif lokasi agar para PKL tetap bisa berdagang.

Ketiga lokasi tersebut yakni kawasan Galabo, car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, dan CFD Jalan Ir.Juanda. Para PKL akan diberikan tempat asalkan mendaftarkan diri ke Dinas Perdagangan yang dibuka mulai 6 hingga 9 September 2018.

“Jadi pada hakekatnya pemerintah itu tidak membubarkan atau menutup tapi dipindahkan, karena kani ingin mengembalikan fungsi kawasan Stadion Manahan sebagai kawasan berolahraga,” ujar Subagiyo.

Perlu diketahui Pemkot Kota Solo mengeluarkan surat edaran pemindahan PKL Sunday Market Manahan sesuai dengan surat edaran (SE) tentang batas akhir izin sewa, pengguna tempat, lahan di lingkungan GOR & Stadion Manahan. Mulai 1 Juni 2018 lalu area Stadion Manahan sudah harus dikosongkan guna mendukung pembongkaran dan pembangunan fisik stadion. (MJ-25)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.