PKL Karangtempel Bangun Sendiri Lapak Darurat di kompleks MAJT

PKL Barito di Karangtempel yang harus pindah ke lahan MAJT sebanyak 450 pedagang.

SEMARANG- Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Barito di Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, mulai membangun sendiri lapak sementara di lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang disewa oleh Pemerintah Kota Semarang.

Sejumlah PKL sedang membangun lapak sementara di lahan MAJT secara mandiri, Selasa (18/09/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Pembangunan yang diperkirakan memakan waktu satu bulan tersebut diharapkan dapat cepat selesai. Pembangunan lapak tersebut sudah mulai dilakukan oleh para PKL sejak Senin (17/9/2018) secara mandiri. Pembangunan lapak diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto dengan melakukan pemasangan batu di salah satu pondasi lapak. Setelah itu pembangunan langsung dilanjutkan oleh pedagang.

“Dengan adanya pembangunan ini, targetnya pada pertengahan Oktober nanti seluruh pedagang di bantaran Sungai BKT (Banjir Kanal Timur) sudah pindah dari lokasinya semula. Kami nanti akan mengambil langkah tegas bila ada pedagang yang belum pindah,” kata Fajar Purwoto, Selasa (18/9/2018).

Menanggapi target dari Dinas Perdagangan ini, pedagang mengaku tidak dapat berjanji bisa menepatinya. Sebab menurut mereka, untuk melakukan pembongkaran dan pemindahan membutuhkan waktu yang lama.

“Terlebih lagi saat ini selter baru saja mulai dibangun. Jadi baru dapat pindah secara keseluruhan paling lambat pada akhir Nopember tahun ini,” kata Rochmad Yuliyanto, ketua Paguyuban PKL Barito Kelurahan Karangtempel.

Sebelumnya diberitakan, PKL Barito di Karangtempel yang harus pindah ke lahan MAJT sendiri dari pendataan yang dilakukan pedagang berjumlah sekitar 450 pedagang, yakni terdiri atas blok A sampai H.

Sementara normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) sendiri ditargetkan dapat rampung tahun ini, karena Pemerintah Pusat menghendaki adanya percepatan. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.