PKL Barito Tagih Janji Pemkot soal Infrastruktur

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum masih fokus pengaspalan jalan akses masuk ke lokasi pasar.

SEMARANG- Pedagang Kaki Lima (PKL) Barito, Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, yang tergabung dalam Paguyuban PKL Karya Mandiri, menagih janji Pemkot Semarang untuk perbaikan infrastruktur di sekitar kios Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Petugas membongkar kios pedagang di Pasar Barito, Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (28/11/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Ketua Paguyuban PKL Barito Karya Mandiri, Yulianta mengatakan, pada akhir Desember 2018, seluruh PKL Barito Karya Mandiri dipastikan sudah pindah ke relokasi sementara di komplek MAJT. Hal itu karena lokasi saat ini, terkena proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

“Nanti minggu pertama Desember tanggal 9 dan 13 Desember ada 140 pedagang yang pindah, sampai dengan minggu terakhir Desember bisa selesai semuanya masuk di lokasi baru,” ujarnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang ikut mendampingi pindahan PKL Karangtempel, akan berupaya untuk memenuhi janji perbaikan infrastruktur di sekitar kios seperti ketersediaan aliran listrik dan penyambungan air melalui PDAM.

Dia menjanjikan, semuanya akan diselesaikan di tahun anggaran 2019. Karena pihaknya juga berharap, agar pada akhir Desember nanti seluruh PKL di Barito sudah pindah ke komplek MAJT.

“Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum masih fokus pengaspalan jalan akses masuk ke lokasi pasar,” katanya. (duh).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.