Piala Adipura Dikirab Keliling Kota Magelang

Kirab dimulai dari markas Armed 3 Sambung menuju Jalan Ahmad Yani dan berakhir di halaman kantor Pemkot Magelang.

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang menggelar kirab Piala Adipura yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan, Selasa (30/1/2019). Kirab ini disambut antusias oleh para pelajar yang sudah berjajar di sepanjang jalan protokol.

Piala Adipurs memasuki kawasan Pemkot Magelang setelah dikirab keliling kota. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Senang karena tiap tahun Kota Magelang dapat Adipura. Mudah-mudahan tahun depan adapat lagi,” kata Aizar Putra dari SDN Kedungsari 5.

Ia bersama teman-temannya ikut menyambut Piala Adipura di depan sekolah yang juga berada di Jalan Ahmad Yani. “Oleh guru saya dan teman-teman diminta untuk menyambut Adipura dengan drum band. Jadinya meriah sekali,” imbuhnya.

Senada disampaikan Muti, salah satu guru SD Kedungsari 4 Magelang. Menurut dia, sekolah mendapat surat dari dinas untuk memeriahkan kirab ini. “Kami pun menyanggupi dan meminta anak-anak untuk menampilkan kesenian saat kirab melintasi sekolahnya,” katanya.

Kirab dipimpin langsung oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito didampingi Wakil Wali Kota Windarti Agustina. Kirab dimulai dari markas Armed 3 Sambung menuju Jalan Ahmad Yani sampai Alun-alun. Lalu dilanjut ke Jalan Pemuda, Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di halaman kantor Pemkot Magelang.

Piala Adipura dibawa dengan menggunakan mobil hias diapit duta wisata Kota Magelang. Melihat antusias siswa, Sigit turun dari mobil dan menyalami mereka satu persatu.

Sigit dalam kesempatan itu mengajak kepada masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dengan membeli di toko-toko. “Saat belanja usahakan untuk membawa tas sendiri, bukan tas kresek,” pintanya.

Ia menyatakan, pemkot akan merumuskan kebijakan terkait dengan pengurangan sampah plastik di Kota Sejuta Bunga. “Saya ingin sampah plastik berkurang bahkan kalau perlu zero sampah plastik,” ucapnya.

Di Kota Magelang, lanjut Sigit, sudah diterapkan pengelolaan sampah dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) atau menggunakan kembali, mengurangi, dan mengolah kembali/daur ulang. Selain itu, ada juga bank sampah di setiap kelurahan, serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang fungsinya mengolah sampah agar menjadi lebih efektif.

“Ini semua merupakan wujud komitmen kami dalam mengelola sampah dan kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Sigit mengaku bersyukur, tahun ini Kota Magelang kembali berhasil memperoleh anugerah Adipura yang ke-10. Perolehan ini berkat kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Tahun ini kita dapat mempertahankan supremasi Adipura, artinya kita berkomitmen jaga lingkungan, kebersihan sehingga sejuk, bersih, nyaman dihuni,” katanya.

Seperti yang diketahui, Kota Magelang secara resmi menerima penghargaan Adipura yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, di Jakarta pada 14 Januari 2019 lalu. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.