PGN Terapkan Pembayaran Non Tunai Dalam Transaksi GasKu di SPBG dan MRU

Lindungi Mitra- Petugas PGN tengah melakukan menyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran dan melindungi karyawan dan mitra kerja dari penyebaran Covid-19. (ist/tya)

 

JAKARTA,METROJATENG.COM- Sebagai salah satu bukti kepedulian PGN terhadap mitra yang menggunakan BBG, PGN Group menerapkan sistem pembayaran non tunai untuk transaksi GasKu di seluruh SPBG dan MRU.  Selain itu juga melakukan penyemprotan disinfektan, membagikan masker dan hand sanitizer pada pengemudi bajaj.

“Penerapan  sistem pembayaran non tunai ini, dilakukan melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas).  Gagas bekerjasama dengan Bank Mandiri melalui e-money dan debit mandiri. Selain itu, mitra PGN melakukan pembayaran non tunai menggunakan LinkAja,” ungkap Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, Kamis ini.

Penggunaan transaksi non tunai juga dirasa tepat penerapannya saat ini untuk dapat menghindari bakteri atau virus di tengah pandemik Covid-19. Pembayaran non tunai dapat mengurangi pemakaian uang kertas yang bisa menjadi perantara bakteri dan virus. Menurut Rachmat, pembayaran menggunakan kartu atau ponsel, bisa lebih mudah untuk disterilkan setelah digunakan.

PT Gagas juga membagikan sekitar 100 unit uang elektronik kepada kendaraan yang mengisi BBG di SPBG untuk mempermudah transaksi secara non tunai dan meminimalisir perpindahan uang tunai untuk mencegah bakteri dan virus.

“Kami juga mendorong pelanggan jargas untuk melakukan pembayaran tagihan gas secara online melalui platform Tokopedia, Gopay, atau LinkAja. Inovasi pelayanan ini kami harapkan bisa meminimalisir sentuhan dan mengurangi aktivitas di luar rumah, dan juga lebih praktis.”

Rachmat menegaskan, PGN siap berkontribusi dalam program-program sosial pemerintah untuk penanganan Covid-19. Langkah-langkah yang dilakukan ini diharapkan dapat mengurangi resiko paparan dan penyebaran virus, baik di sisi pekerja, mitra kerja maupun pelanggan.

“Sebagai bagian dari BUMN dan Holding Pertamina, selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, langkah-langkah antisipasi sesuai prosedur kesehatan Covid-19 ini yang bisa kami lakukan dalam upaya memerangi Covid-19. Perusahaan menyadari betul, pentingnya fasilitas untuk menunjang penerapan protokol kesehatan dapat berjalan optimal bagi tiap pekerja. Tapi perusahaan juga menghimbau agar dari tiap pekerja sungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan pencegahan Ccovid-19 demi kebaikan bersama dan bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat,” tutup Rachmat. (tya)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.