Perusakan Makam di Magelang, Polisi Telusuri CCTV

Jumlah makam yang diduga dirusak dari yang semula 11 buah ternyata ada 12.

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang memperbaiki makam yang diduga dirusak di pemakaman umum Giriloyo. Sejumlah tukang sudah didatangkan untuk membenahi makam yang rusak.

Plt Sekda Kota Magelang Sumartono saat meninjau makam yang diduga di rusak di Giriloyo, Kamis (3/1/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Pemerintah me-recovery atau memperbaiki makam yang rusak. Untuk makam yang bisa diperbaiki ya langsung kita perbaiki. Sedangkan yang belum bisa sekarang, ya sambil menunggu. Misal pesan nisannya lebih dulu,” kata Plt Sekda Kota Magelang, Sumartono saat melihat langsung makam yang rusak, Kamis (3/1/2019).

Atas kejadian ini, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu provokatif. Apalagi Kota Magelang merupakan kota yang selama ini kondusif.

Pihaknya juga segera melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait, seperti Kesbangpolinmas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan perwakilan masyarakat lainnya.

Sumartono mengatakan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak yang berwajib.

Diakui oleh Sumartono, belasan makam yang diduga dirusak berada di areal makam lama yang masih campur, antara makam muslim dan non muslim. Sehingga tidak memungkinkan memindahkan makam-makam ini di blok-blok yang sudah ada saat ini.

Terkait dengan masalah penerangan di areal pemakaman yang memiliki luas 16 hektar ini, Sumartono berjanji akan menambahnya. Sehingga keamanan bisa lebih terjamin dan terkontrol.

Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Moch Choirul Anwar menambahkan, sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara intensif. Jumlah makam yang diduga dirusak dari yang semula 11 buah ternyata ada 12. Makam yang dirusak berada di lokasi yang terpencar.

Ia juga menyebutkan, jumlah jenazah yang dimakamkan di areal pemakaman umum Giriloyo ini mencapai 22 ribu. Sampai saat ini, motif dan pelakunya juga masih belum diketahui.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengungkap kasus ini, seperti melihat CCTV. Hanya saja di areal pemakaman ini tidak di pasang CCTV, sehingga pihaknya akan berupaya melihat CCTV yang ada di jalan raya terdekat.

Sementara itu, pasca kejadian ini, sejumlah keluarga banyak yang datang ke makam Giriloyo, untuk melihat apakah makam saudara mereka juga ikut dirusak atau tidak.

“Tadi banyak keluarga yang menengok makam untuk melihat apakah ikut di rusak atau tidak,” kata Mbah Mul, penjaga makam sekaligu petugas kebersihan.

Seperti diketahui, belasan makam di Giriloyo di duga dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. Sebagian besar makam yang dirusak merupakan makam non muslim. Hal itu diketahui karena yang dirusak adalah lambang salib yang dipasang di makam. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.