Perusahaan Pertambangan Minerba Didorong Go Public

SEMARANG – Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan pertambangan mineral dan batu bara (minerba) dapat segera melantai di pasar modal atau go public. Ini seiring diterbitkannya Peraturan Nomor I-A-1 untuk sektor tersebut.

Kepala Divisi Manajemen Informasi dan Pengembangan Emiten BEI Saptono Adi Junarso mengatakan, manfaat initial public offering (IPO) bagi perusahaan antara lain dapat melakukan perluasan usaha, baik diversifikasi atau kapasitas produksi. Selain itu, dapat memperbaiki atau mengoptimalisasi struktur keuangan dan permodalan.

”Maka itu seiring berlakunya kebijakan baru yang turun pada Januari 2014 lalu, BEI berusaha memberikan kemudahan penuh pada perusahaan pertambangan minerba yang belum IPO untuk mendaftar,” katanya pada acara Workshop Wartawan Peluang Pendanaan Perusahaan di Pasar Modal di Hotel Novotel Semarang, Kamis (7/5).

Dalam Peraturan Nomor I-A.l itu tercatat beberapa pokok aturan bagi perusahaan dengan IUP operasi produksi dan IUP khusus operasi produksi di antaranya, calon perusahaan dapat mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) meski baru menjalankan tahapan penjualan. Kemudian, telah melaksanakan tahapan operasi produksi namun belum sampai tahapan penjualan, atau belum memulai tahapan operasi produksi.

”Namun ketentuan itu tidak berlaku bagi perusahaan yang hanya memiliki izin khusus untuk menangani kegiatan pengangkatan dan penjualan serta pengolahan dan pemurnian,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut dia, perusahaan-perusahaan yang potensial IPO di Indonesia sebenarnya cukup banyak. Hanya saja, sejauh ini masih ada yang mempertahankan untuk tidak IPO.

”Biasanya yang seperti itu perusahaan keluarga dan masih mempertahankan untuk pengendalian perusahaan sepenuhnya,” kata Saptono.(MJ-15)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

68 − 67 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.