Pertashop Bantu Pecah Antrian BBM di SPBU Tol Trans Jawa

Antri -Sejumlah kendaraan antre mengisi BBM di Pertasho Rest Area KM 456. ( ist/tya) 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Kehadiran Pertashop di jalan Tol Trans Jawa menarik perhatian para pemudik  dalam masa Satgas Natal dan Tahun Baru (Naru) 2020-2021. Ini lantaran banyak pemudik yang tidak tahu Pertashop karena adanya di pelosok desa.

Adanya Pertashop di jalan Tol Trans Jawa  ini sangat memudahkan masyarakat dalam mengisi BBM selama libur Naru. Guna memenuhi kebutuhan BBM inilah PT Pertamina (Persero) menambahkan Pertashop di beberapa Rest Area di wilayah Jawa Bagian Tengah. Pertashop sendiri merupakan fasilitas pengisian BBM milik Pertamina seperti SPBU dalam wujud yang lebih kecil atau mini SPBU.

Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Kevin Kurnia Gumilang mengunkapkan ada 7 titik Pertashop yang tersedia sejak tanggal 19 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Selain untuk memudahkan pengisian BBM di jalan Tol Trans Jawa Pertashop juga memecah antrian di SPBU, sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

”  Dari 7 unit Pertashop  4 unit di antaranya berada diletakan di arah Jakarta menuju Surabaya (Ruas A) KM 252, 275, 456, 519 dan 3 unit di arah Surabaya menuju Jakarta (Ruas B) KM 294, 456, 519,” jelas Kevin. 

Diakui Kevin  kehadiran Pertashop juga menarik perhatian pemudik, khususnya yang berasal dari perkotaan karena belum pernah menemui Pertashop di tempat tinggalnya. Hadirnya Pertashop di jalan Tol Trans Jawa juga sekaligus sosialisasi ke masyarakat, Pertashop kini sudah hadir di desa desa-desa dan menjadi peluang bisnis bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.

“Pertashop seelain berfungsi  memecah antrian pada saat pengisian BBM di SPBU, sekaligus bisa mengenalkan Pertashop kepada masyarakat perkotaan yang belum pernah menemui Pertashop karena hanya ada di pedesaan, sekaligus peluang investasi baru,” tambah Kevin.

Salah satu pemudik dari Solo yang hendak menuju Jakarta, Rudi, mengaku baru mengetahui tentang Pertashop saat kebetulan beristirahat di Rest Area KM 456. Dirinya mendatangi Pertashop karena ada penanda layananan isi BBM di sekitar rest area.­

“Layanan seperti ini bisa membantu perjalanan menjadi cepat sampai, karena gak harus mengantri di SPBU,” ungkap Rudi.

Kehadiran Pertashop di Tol Trans Jawa dimanfaatkan dengan baik oleh pemudik pada masa Natal dan Tahun Baru yang lalu. Hal tersebut terlihat dari konsumsi harian dari total 7 Pertashop selama 16 hari yang mencapai sekurangnya 13 KL per hari khusus untuk produk Pertamax.

“Konsumsi tertinggi terdapat di Pertashop Rest Area KM 294 B (tol Pemalang-Batang) yaitu 2,6 KL per hari. Jika dibandingkan berdasarkan produk, konsumsi tersebut mendekati angka konsumsi Pertamax di SPBU reguler Tol Trans Jawa pada masa normal yang mencapai 3 KL per hari, tepatnya di SPBU Rest Area KM 360 B,” terang Kevin.

Kevin menambahkan, peningkatan penggunaan Pertamax menunjukkan  masyarakat makin pintar dalam mimilih  BBM yang berkualitas. Tidak heran penggunaan BBM seperti Pertamax meningkat HINGGA 400 % selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat cenderung mengisi bahan bakar kendaraannya dengan Pertamax untuk menempuh perjalanan jauh karena kemampuan bahan bakar yang lebih sempurna dilihat dari RON Pertamax yaitu 91,” tuturnya.

Kevin menjelaskan dirinya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memilih bahan bakar yang berkualitas sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan yang mayoritas saat ini minimal RON 90.

“Selain untuk performa yang lebih baik, bahan bakar yang tepat juga dapat menjaga lingkungan tetap bersih, karena BBM dengan RON 90 kadar emisi gas buangnya  lebih sedikit sehingga mampu menjaga kualitas udara yang lebih baik,” tutup Kevin. (tya)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.