Pertamina Kembangkan Mangrove Edupark di Pesisir Semarang

Sejak tahun 2011 hingga sekarang Pertamina sudah menanam 200.000 bibit mangrove.

Karyawan Pertamina MOR IV bersama masyarakat Tambakrejo Semarang Utara melakukan penanaman mangrove dan clean up day, Sabtu (7/12/2019). Foto : metrojateng.com/anggun.

 

SEMARANG – Kawasan pesisir pantai di Kampung Tambakrejo Tanjung Emas Semarang Utara terus dilestarikan. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV bersama Integrated Terminal Semarang turut melestarikan lingkungan dan mengembangkan daerah tersebut menjadi Mangrove Edupark.

Pelestarian terhadap kawasan pesisir itu sudah dilakukan sejak tahun 2011 bersama Kelompok Peduli Lingkungan CAMAR (Cinta Alam Mangorve Asri dan Rimbun) yang merupakan kelompok binaan Pertamina.

General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian mengatakan, program pengembangan kawasan pesisir ini tidak sekadar melestarikan lingkungan tapi juga mengembangkan potensi lainnya yaitu, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu pilihan destinasi wisata dengan Program Mangrove Edupark.

“Hal tersebut selaras dengan program Pemerintah Kota Semarang yang akan menjadikan wilayah Tanjung Mas sebagai kampung bahari,” ungkapnya di sela kegiatan penanaman mangrove dan clean up day yang berada di Kampung Tambakrejo Tanjung Emas Semarang Utara, Sabtu (7/12/2019).

Diketahui, Tambakrejo merupakan salah satu desa binaan Pertamina Integrated Terminal Semarang yang sering kali mengalami banjir dan musibah rob akibat terjangan ombak laut yang cukup besar. Dengan adanya kawasan hutan mangrove yang berada di Utara Kampung Tambakrejo, kini Kampung Tambakrejo sudah menjadi wilayah yang aman dari banjir rob (air laut pasang). Kawasan hutan bakau tersebut dapat ditempuh selama delapan menit dengan menggunakan perahu.

“Sejak tahun 2011 hingga sekarang kami sudah menanam 200.000 bibit mangrove. Adapun, khusus tahun ini 25.000 bibit mangrove tertanam dan hasilnya semua tumbuh dengan baik,” tuturnya.

Upaya itu untuk mendukung Mangrove Edupark di kawasan pesisir itu. Bahkan, untuk sarana pendukung, melalui Corporate Social Responsibility (CSR), Pertamina MOR IV membangun balai eduwisata mangrove yang akan digunakan sebagai pusat edukasi mangrove, satu unit perahu wisata, sarana dan fasilitas operasional.

“Ke depan, kami juga akan membangun jogging track di area eduwisata mangrove,” imbuh Iin.

Sementara dalam rangkaian Hari Jadi PT Pertamina (Persero) yang Ke-62 pada kesempatan tersebut dilaksanakan kegiatan Bike to Mangrove dengan bersepeda (gowes) dari kantor Pertamina MOR IV Semarang menuju Tambakrejo. Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian balai eduwisata mangrove Pertamina dan penyerahan satu unit perahu wisata kepada masyarakat serta penanaman 5.000 bibit mangrove. Penyerahan bantuan diberikan langsung oleh Iin Febrian selaku General Manager Pertamina MOR IV kepada Kelompok Peduli Lingkungan CAMAR.

“Sejak 2011 hingga saat ini secara terus menerus dan berkesinambungan Pertamina bersama kami turut serta untuk melakukan kegiatan pelestarian lingkungan atau dalam hal ini pelestarian kawasan mangrove. Kami selaku kelompok binaan Pertamina sangat berterimakasih kepada atas komitmen dan dukungannya kepada masyarakat dan lingkungan Tambakrejo,” kata Penasehat Kelompok Peduli Lingkungan CAMAR, Ranto. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.