Pertamina Jateng-DIY Tuai Penghargaan Pencegahan HIV/AIDS

Penghargaan untuk kategori Platinum di Bidang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja.

SEMARANG– Upaya PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah-DIY dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di lingkungan kerja mendapat penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja.

General Manager PT Pertamina MOR IV Jateng-DIY Yanuar Budi Hartanto didampingi Section Head Medical Pertamina MOR IV, Sari Kusumaninggar usai menerima penghargaan K3 Award 2018 dari Menteri Tenaga Kerja di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (9/8/2018). Foto: dokumentasi.

General Manager Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Yanuar Budi Hartanto mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada pihaknya dalam acara K3 Award 2018.

“Sebagai contoh kegiatan yang kami gelar dalam program P2HA adalah donor darah, ceramah kesehatan, konseling, dan tes HIV Sukarela (Voluntary Counseling and Testing),” tuturnya, Jumat (10/8/2018).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri dan diterima oleh General Manager Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Yanuar menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan karena berhasil mengimplementasikan Program Penanggulangan HIV/AIDS (P2HA) di lingkungan kerja. Namun, program tersebut tidak hanya menjangkau pekerja Pertamina sebagai sasaran, tetapi juga masyarakat umum dan anak sekolah.

“Pertamina MOR IV memperoleh penghargaan untuk kategori Platinum di Bidang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja,” ungkapnya.

Melalui penghargaan itu ke depan Pertamina MOR IV akan lebih berkomitmen kuat dalam perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

“Penghargaan yang diberikan Kementerian Tenaga Kerja dalam acara K3 Award merupakan bentuk pengakuan bahwa Pertamina telah mengimplementasikan P2HA secara baik dan menyeluruh. Diharapkan penghargaan ini menjadi pemberi semangat kami agar di tahun selanjutnya kami mampu lebih baik lagi dalam implementasi P2HA,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.