‘Persipura Tetap Berbahaya Meski Tanpa Boas Solossa’

Jika mampu mengatasi Hilton Moreira cs, Mahesa Jenar bakal kembali masuk 10 besar.

MAGELANG – Pelatih PSIS Jafri Sastra menganggap Persipura Jayapura tetap berbahaya meski tanpa Boas Solossa. Skuad Mutiara Hitam punya pemain-pemain berkualitas untuk menggantikan peran sang kapten yang terpaksa absen karena hukuman.

Nerius Alom kehilangan partner di lini tengah saat PSIS menjamu Persipura. Foto: metrojateng.com

PSIS dan Persipura akan mementaskan laga pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (1/12) sore. Pada pertandingan tersebut kedua tim dipastikan tak bisa menampilkan komposisi terbaik.

Tuan rumah kehilangan Safrudin Tahar dan Ibrahim Conteh. Sedangkan di kubu lawan, Boas Solossa dan gelandang Muhammad Tahir juga harus melewatkan laga di Magelang.

“Saya pernah bersama Persipura selama setengah musim dan setidaknya tahu karakter tim mereka seperti apa. Siapapun yang dimainkan tak akan banyak perbedaan dan kami harus siap menghadapi,” kata Jafri dalam sesi prematch, Jumat (30/11/2018).

Jafri Sastra menangani tim asal Papua itu di era ISC A 2016. Uniknya, dia menggantikan pelatih Persipura saat ini, Oswaldo Lessa. Jafri hanya menjalani 13 pertandingan bersama Mutiara Hitam sebelum digantikan Alfredo Vera.

Bagi Jafri, pertandingan melawan Persipura tetap penting meski timnya sudah dipastikan tidak terdegradasi. Dia meminta pemainnya bermain layaknya melakoni laga final.

Saat ini PSIS menghuni peringkat 12 dengan perolehan 43 poin, sedangkan Persipura satu setrip di atasnya dengan torehan 44 poin. Jika mampu mengatasi Hilton Moreira cs, Mahesa Jenar bakal kembali masuk 10 besar.

“Ini pertandingan home terakhir musim ini. Meski sudah aman dari degradasi, kami tetap ingin meraih poin penuh agar posisi kami lebih bagus di akhir kompetisi. Pertandingan besok kami anggap sebagai final,” tandasnya.

Absennya Tahar dan Conteh, menurutnya tidak perlu diratapi. Sebab, timnya sudah mengantisipasi dengan menyiapkan pemain lain. “Ada banyak pilihan di posisi gelandang. Hafit, Wahyu atau Komarudin bisa main di situ. Untuk kompetisi yang panjang, semua pemain harus siap saat dibutuhkan tim,” Jafri menambahkan.

Sementara, pelatih Persipura Oswaldo Lessa memuji lawannya sebagai tim kuat. Menurut dia, pertandingan besok tidak akan mudah buat timnya.

“Tahun ini PSIS baru naik ke Liga 1. Mereka punya filosofi yang bagus, pemain yang pintar. Tapi kami sudah siapkan strategi untuk menang besok,” tegas pelatih asal Brasil.

Panpel PSIS mencetak 10.000 tiket untuk laga kontra Persipura. Sebanyak 500 lembar dialokasikan untuk pendukung tim tamu yang akan ditempatkan di sektor selatan tribun barat. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.