Persimpangan Jrakah Diprediksi Jadi Titik Penumpukan Kendaraan saat Mudik

Dishub Kota Semarang bersama Polrestabes Semarang, Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Satpol PP akan menyiagakan 13 posko mudik di Kota Semarang mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

SEMARANG – Persimpangan Jrakah diprediksi menjadi titik penumpukan kendaraan saat arus mudik lebaran 2019 di Kota Semarang. Terlebih lagi, jika nantinya pintu tol Kalikangkung nantinya terjadi antrean sekitar tiga kilometer, arus lalu lintas akan dialihkan menuju exit tol Kaliwungu sehingga penumpukan kendaraan di jalur pantura dari Kawasan Mangkang hingga traffic light Jrakah.

Persimpangan Jrakah dan exit tol Krapyak diprediksi sibuk saat mudik lebaran tahun ini. Foto: dokumentasi

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, M Khadik akan membuat posko terpadu di daerah rawan penumpukan kendaraan untuk mewaspadai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk wilayah dalam kota, beberapa titik yang diprediksi akan padat di antaranya Simpang Lima, Jalan Pandanaran hingga Tugu Muda. Kawasan tersebut diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat yang berziarah Bergota. Rekayasa lalu lintasnya sudah kami persiapkan,” katanya, Jumat (17/5/2019).

Pihaknya bersama Polrestabes Semarang, Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Satpol PP akan menyiagakan 13 posko mudik di Kota Semarang mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

“Beberapa pos yang dilalui pemudik luar kota, kami persiapkan untuk tempat istirahat. Mereka juga bisa tanya-tanya berbagai informasi terkait arus mudik, tujuan, maupun jalur-jalur alternatif,” ujarnya.

Selain mempersiapkan posko mudik, Khadik juga telah mengecek rambu-rambu permanen di sejumlah titik di Kota Semarang. Rambu-rambu portable dan penerang jalan juga sudah disiapkan. Sebanyak 180 personel dia persiapkan untuk menjaga kenyamanan saat masa mudik lebaran tahun ini. (ade)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.