Pernah Tersangkut Korupsi, Kader Gerindra Gagal Nyaleg Dapil III Jateng

SEMARANG – Seorang kader Partai Gerakan Indonesia Raya dipastikan gagal nyaleg untuk Daerah Pemilihan III, Jawa Tengah. TF, nama caleg tersebut berkasnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dari hasil verifikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum setempat.

Ilustrasi

“Kita akan melakukan perbaikan berkas pendaftaran 22 – 31 juli. Yang tidak memenuhi syarat akan diganti. Yang sudah penuhi syarat maka bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya,” ungkap Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo usai menetapkan pemenang Pilgub Jateng, di kantornya Jalan Veteran Semarang, Selasa (24/7).

Ia menyatakan TF merupakan bacaleg yang sempat terlibat kasus percobaan tindak pidana korupsi. Saat ini, kata Joko TF sudah bebas dari penjara dan berniat nyaleg untuk wilayah Kabupaten Kudus, Demak dan Jepara.

“Walau masih dalam tahap percobaan korupsi, tapi kan dia statusnya mantan narapidana korupsi. Coba nanti saya cek lagi. Yang jelas dia sudah divonis sama pengadilan dan sudah keluar dari penjara. Maka sesuai PKPU Nomor 20, berkas yang dia ajukan dinyatakan TMS. Sebab statusnya bertentangan dengan pakta integritas yang dibuat oleh parpolnya,” kata Joko lagi.

Ia mengaku tetap bersikukuh tak akan meloloskan berkas TF. Karena PKPU Nomor 20 Tahun 2018 sudah berkekuatan hukum tetap dan tidak bisa dilawan lagi.

“Meski ada upaya gugatan ke MA, ya statusnya akan tetap TMS. Biar dia tidak bisa melawan lagi,” sergahnya.

Ia menegaskan jumlah bekas bacaleg untuk kontestasi Pileg 2019 yang tidak memenuhi syarat mencapai lebih dari 80 persen. Sebab, banyak berkas yang belum lengkap. Seperti belum melampirkan surat rekam medis dari rumah sakit, belum punya surat keterangan dari pengadilan dan kelengkapan berkas lainnya.

“Harapan kita perbaikannya tuntas 31 Juli,” tuturnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.