Perluas Distribusi, Faber Castell Bangun Pabrik di Semarang

Para awak media dan blogger mengikuti salah satu kegiatan yakni mewarnai gambar di acara gathering yang diselenggarakan PT Faber-Castell Internasional Indonesia di Nestcology Semarang, Rabu (31/1). (foto: metrojateng.com/Anggun Puspita)

 

SEMARANG – Produsen alat tulis PT Faber-Castell Internasional Indonesia berencana akan memperluas pasar dan distribusi. Upaya itu dilakukan dengan membangun pabrik dan gudang penyimpanan (warehouse) di Kota Semarang.

Sesuai rencana pembangunan tempat penyimpanan produk alat tulis tersebut akan mulai beroperasional pada awal tahun 2019. Saat ini pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Candi Semarang itu sedang dalam proses pembangunan.

Public Relations Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Andri Kurniawan mengatakan, selama ini pabrik produksi Faber-Castell hanya ada di kawasan industri Cibitung Jawa Barat. Namun, pada 2019 mendatang berencana akan mendirikan gudang di Kawasan Industri Candi Semarang.

‘’Kami akan membangun gudang penyimpanan di lahan seluas 4.500 meter persegi. Namun, untuk area penyimpanan kami akan gunakan seluas 2.400 meter persegi. Sedangkan sisanya menjadi bagian dari green factory, berupa penghijauan dengan berbagai jenis pepohonan,” ungkapnya di sela acara media dan blogger gathering di Nestcology Semarang, Rabu (31/1).

Gudang tersebut akan dimanfaatkan untuk menyimpan hasil produksi seperti pensil 2B, pensil warna, dan connector pen sebelum didistribusikan ke lokasi yang dituju berdasarkan permintaan. “Untuk gudang Semarang ini kami fokuskan melayani distribusi pasar domestic, khususnya permintaan daerah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Indonesia timur,” jelasnya.

Sejauh ini produk dari Faber-Castell International Indonesia mulai dari bolpen, pensil, peralatan kantor hingga peralatan seni ditujukan untuk pasar ekspor lebih dari 30 negara di antaranya negara-negara Timur Tengah dan Australia .

‘’Produk Faber-Castell yang diproduksi di Indonesia memang untuk pasar luar negeri. Prosentasenya 60% diekspor dan sisanya untuk pasar domestic,’’ tutur Andri.

Sementara itu, pada tahun ini Faber-Castell menargetkan penjualan sebesar 60-70 dolar AS. Untuk mencapai target itu perusahaan menggenjot penjualan pada masa ujian nasional dan tahun ajaran baru.
Ke depan, kata Andri, Faber-Castell terus berupaya mengembangkan berbagai inovasi dan terobosan di bidang alat tulis. Salah satunya meningkatkan dan menjaga kualitas produk yang ada.

Diketahui, Faber-Castell telah menerima penghargaan Corpotare Image Award (IMAC Award) yang diraih  pada 2017 lalu untuk kategori alat tulis. IMAC Award atau dahulu dikenal sebagai Indonesia’s Most Admired Company, merupakan ajang penghargaan yang dianugerahkan kepada perusahaan dengan citra dan reputasi terbaik di industri masing-masing. (*/han)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 4 = 8

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.