Peringati Malam Nuzulul Quran, Warga Tegal Gelar Pawai Obor

Pawai menempuh jarak sekitar tiga kilometer, dimulai dari kantor balai desa melewati jalan-jalan desa dan persawahan.

TEGAL – Ratusan warga memadati halaman Balai Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Rabu (22/5/2019) malam. Mereka bersiap untuk mengikuti pawai obor yang diselenggarakan oleh karang taruna setempat.

Ratusan warga Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi Nampak antusias mengikuti pawai 1.000 obor yang diselenggarakan Karang Taruna desa setempat. Foto : metrojateng.com/ adithya

Begitu terdengar aba-aba pawai akan dimulai, masing-masing peserta langsung menyalakan obor bambu yang sudah dibawanya dari rumah. Pawai menempuh jarak sekitar tiga kilometer, dimulai dari kantor balai desa melewati jalan-jalan desa dan persawahan.

Meski harus berjalan kaki cukup jauh, para peserta dari orang dewasa hingga anak-anak nampak bersemangat. Nyala api obor yang dibawa oleh para peserta, menimbulkan pemandangan cukup menarik.

Kemeriahan pawai bertema ribuan obor ini semakin meriah, dengan iringan musik angklung serta penampilan atraksi sembur api anggota Banser NU. Pawai yang baru pertama kali diselenggarakan di Desa Sidakaton.

“Baru pertama ini ada pawai obor memperingati malam Nuzulul Quran. Bagus sih, menjadi hiburan sekaligus pengingat kita yang beragama muslim untuk menyerukan syiar,” ungkap Nurul Mutmainah salah satu peserta pawai kepada metrojateng.com.

Sementara itu, Kepala Desa Sidakaton, Untung Basuki menyebut, selain untuk memperingai malam Nuzulul Quran atau malam turunnya kitab suci Alquran, pawai obor ini juga dimaksudkan untuk memperat tali silaturahmi antar warga desa.

Obor, kata Basuki, bermakna sebagai penyemangat gotong-royong untuk membangun desa agar tercapai kemajuan dan kemakmuran. Terlebih belum lama ini masyarakat dibuat sedikit memanas akibat suhu politik.

“Kemarin-kemarin sudah melewati banyak perbedaan. Sekarang ini menjadi momen untuk kembali bersatu, membangun kerukunan dan mengembalikan ukhuwah islamiyah,” pungkasnya.

Melihat tingginya antusiasme warga yang mengikuti pawai, kegiatan ini rencananya akan menjadi agenda rutin setiap peringatan Nuzulul Quran maupun peringan hari-hari besar Islam lainnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.