Peringati Hari Bumi, Siswa SMK Boga Berkompetisi Olah Makanan

Kompetisi olah makanan tersebut menjadi salah satu upaya kepedulian terhadap lingkungan, sumber daya manusia, termasuk pemanfaatan pangan untuk kelangsungan hidup manusia.

Siswa-siswi SMK Boga dari Semarang dan sekitarnya mengikuti kompetisi memasak yang digelar Hotel ibis Semarang Simpang Lima dalam rangka Hari Bumi dan Planet 21 Day by AccorHotels, Senin (22/4/2019). Foto: metrojateng.com/ade lukmono

SEMARANG – Hari Bumi dan Planet 21 Day by AccorHotels pada 22 April 2019 dijadikan moment oleh Hotel Ibis Semarang Simpang Lima untuk lebih menghargai apa yang dihasilkan bumi untuk seluruh penghuninya. Cara menghargai bumi bisa bermacam-macam, salah satunya dengan memanfaatkan bahan makanan secara maksimal untuk diolah sehingga tidak banyak yang dibuang.

Hotel ibis Semarang Simpang Lima mengimplementasikan hal tersebut dengan menggelar lomba memasak yang diikuti siswa-siswi SMK Boga dari Semarang dan sekitarnya untuk mengolah bahan makanan yang tidak terpakai untuk dikreasikan menjadi kuliner yang layak konsumsi.

Jika pada kompetisi memasak lainnya bahan yang disediakan berupa potongan ayam yang besar, buah dan sayuran utuh dan bahan yang lengkap, di sini bahan-bahan seperti potongan tomat, timun, selada, wortel dan lainnya menjadi bahan utama para peserta lomba untuk diolah dengan bumbu yang disediakan pihak hotel.

Peserta juga dilarang menambahkan bahan makanan dengan bahan dari luar. Itulah yang menjadi tantangan bagi peserta dalam pemanfaatan bahan makanan yang terbatas untuk dijadikan kuliner yang lezat.

General Manager Hotel ibis Semarang Simpang Lima Wiwid Nurseka menjelaskan, program Planet 21 diterapkan di Accor seluruh dunia. Program ini menekankan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, sumber daya manusia, termasuk pemanfaatan pangan untuk kelangsungan hidup manusia.

“Makanan tidak boleh disia-siakan. Itu namanya tidak menghargai lingkungan. Tindakan tersebut merupakan eksploitasi lingkungan dan pemborosan. Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai mengolah bahan makanan,” ungkapnya, Senin (22/4/2019).

Wiwid yang juga bertindak sebagai dewan juri menekankan kepada peserta agar memperhatikan beberapa unsur penilaian, di antaranya makanan dari bahan yang disediakan harua tetap mengandung nilai gizi, rasa dan presentasi yang menarik. (ade)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.