Percepat Pelayanan, Pemkot Semarang Terapkan Tanda Tangan Digital 

Pelayanan tanda tidak perlu menunggu pimpinan datang di kantor. Sebab tanda tangan digital bisa dilakukan dari mana saja.

Sosialisasi tanda tangan digital yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang di Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (21/3/2019). (metrojateng.com)

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang bakal menerapkan sistem tanda tangan digital di seluruh pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Harapannya akan dapat memaksimalkan pelayanan pemerintah lebih cepat, efektif dan efisien.

Sosialisasi tanda tangan digital tersebut dilakukan oleh pemerintah kota di Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (21/3/2019). Penggunaan sistem digitalisasi untuk memudahkan pelayanan publik dinilai memang sudah saatnya mulai diterapkan.

‘’Ini kan memang eranya sudah milenial. Mau tidak mau harus kita lakukan (digitalisasi) untuk pelayanan. Jadi tidak perlu ada lagi kalimat harus nunggu pimpinan, belum ada disposisi atau belum ditandatangani,’’ kata Asisten Administrasi dan Umum Sekda Kota Semarang usai sosialisasi, Masdiana Safitri.

Dengan tanda tangan digital tersebut, disebutkan bahwa pimpinan OPD juga akhirnya bisa menjadi sering turun ke lapangan. Tanpa harus mengkhawatirkan administrasi yang perlu ditandatanganinya di kantor.

‘’Jadi pimpinan bisa sering turun ke lapangan, tidak hanya di balik meja saja. Sistem ini nanti juga akan diimplementasikan di tingkat kecamatan dan kelurahan, tapi secara bertahap,’’ ujar Masdiana.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Semarang Nana Storada menambahkan jika penyelenggaraan tanda tangan digital di lingkungan Pemkot Semarang akan dilakukan dalam beberapa tahapan.

‘’Ini baru tahap sosialisasi, nantinya akan kita identifikasi mana saja OPD dengan tingkat kebutuhan tanda tangan yang tinggi. Jika memang kebutuhannya tinggi, nanti kami bisa bantu dengan penerapan tanda tangan digital ini,’’ jelasnya.

Sedangkan untuk teknis penerapan tanda tangan digital tersebut, pihaknya nantinya bekerjasama dengan Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Kominfo.

‘’Tiap OPD nanti bisa kami downloadkan aplikasinya. Untuk kemudian tanda tangan digital bisa dilakukan,’’ tandasnya. (duh)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.