Penyerangan di Pekunden, Dua Orang Ditangkap Polisi

Sudah ada dua orang yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, dari enam orang yang sudah diperiksa.

SEMARANG- Dua orang ditangkap polisi terkait penyerangan warga di Jalan Anggrek 5, Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Minggu (16/12/2018).

Warga korban penggeroyokan di Jalan Anggrek 7, Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Selasa (18/12/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Hal itu disampaikan pendamping hukum warga, Deo Hermansyah yang telah melaporkan kasus ke polisi.

“Sudah ada dua orang yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, dari enam orang yang sudah diperiksa. Yang lain hanya wajib lapor,” kata Deo usai memperoleh perkembangan penyelidikan kasus warga, Selasa (18/12/2018).

BACA JUGA: Penyerangan Warga Pekunden Dipicu Suara Knalpot Sepeda Motor

Deo berharap, dalam penindakannya seharusnya polisi tidak tebang pilih. Ia meminta untuk tetap menindak semua tersangka yang terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.

“Siapapun orangnya, apapun latarbelakangnya, harus sama sama ditindak kedudukannya sama di depan hukum,” tukas Deo.

Dalam penyerangan itu, tiga orang terluka, yakni Yuliani (39), Aris Munandar (25) dan Catur Pamungkas (31). Yuliani mengalami retak di tulang bahu, lebam dan nyeri di bagian tengkuk. Airs mengalami luka dengan empat jahitan di kepala sedangkan Catur lebam di bagian matanya.

BACA JUGA: Orang Tak Dikenal Mengamuk, Warga Pekunden jadi Korban

Para korban tak mengenali para penyerang yang datang ke indekos Yuliani yang mengaku tengah mencari seseorang. “Saya juga tidak ada yang kenal, saya tidak tahu masalahnya apa tapi saya malah kena lemparan batu,” kata Aris.

Saat ini belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan dua pelaku. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.