Penyelenggara Dangdutan di Tegal Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Acara dangdutan yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo memulai babak baru perkembangan penyidikan dan pemeriksaan terhadap saksi, Sabtu (26/9/2020). Sedikitnya sudh 10 orang saksi diperiksa penyidik Pold Jateng.

Pemeriksan ini dilakukan atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP / A / 91  / IX / 2020 / Jateng / Res Tegal Kota , tanggal 25 September 2020. Adanya laporan tersebut  polisi bergerk cepat dan mengenakan pasal 

Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatandan ancaman 4,5 bulan penjara dan atau pasal 216 ayat (1) KUHP ancaman makimal 1 tahun penjara.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menegaskan polisi telah melakukan penyidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas kejadian dangdutan Rabu (23/9/2020) pukul 17.30 sampai pukul  01.30 WIB di Lapangan Tegal Selatan Jl. Teuku Cik Diktiro Kel. Bandung Kec. Tegal Selatan Kota Tegal tersebut. Kegiatan pesta pernikahan dan khitan berikut acara hiburan berupa Konser Orkes Melayu dapat menimbulkan kerumunan masa. “Kegiatan tersebut  dimungkinkan menimbulkan percepatan penyebaran Covid – 19 ( cluster baru )” tambah Kabidhumas, Sabtu (26/9/2020)

Berlangsung kegiatan Hajatan Pernikahan dan Khitanan yang mengundang Orkes melayu OM Kaisar dan menampilkan hiburan musik Orkes melayu OM Kaisar dinilai tidak sesuai dengan yang disampaikan ketika mengajukan surat permohonan ijin hajatan kepada Polsek Tegal

selatan. “Pihak Polsek Tegal Selatan sempat menarik kembali Surat Ijin yang telah dikeluarkan dan membubarkan hiburan musik mengantisipasi timbulnya cluster Covid 19” tambah Kabidhumas.

Akibat kejadian ini, Kapolsek Tegal Selatan dimintai keterangan dan diperiksa Propam Polda Jawa tengah dan sudah  jabatan kapolseknya sudah diserahterimakan. (tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.