Penumpang Pesawat di Solo Diamankan Gara-gara Candaan Bom

Ketika ditanya kru pesawat terkait isi barang bawaannya, yang bersangkutan menjawab barang yang dibawa adalah bom effect.

BOYOLALI – Petugas keamanan Bandara Adi Soemarmo Solo menurunkan paksa seorang penumpang pesawat gara-gara candaan bom, Minggu (30/6). Pria berinisial ETH tersebut mengaku membawa bom effect saat ditanya oleh kru pesawat.

ETH dimintai keterangan terkait candaannya membawa bom. Foto: dokumentasi

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman mengatakan, ETH merupakan penumpang pesawat Citilink rute Solo-Jakarta (Halim Perdanakusuma). Sekira pukul 08.15 ketika ETH ditanya oleh kru pesawat tentang isi dari barang bawaannya. Pria asal Gunungpati Semarang itu menjawab barang yang dibawa adalah bom effect.

“Ketika ditanya kru pesawat terkait isi barang bawaannya, yang bersangkutan menjawab barang yang dibawa adalah bom effect,” jelasnya, Senin (1/7/2019).

Mendengar jawaban ETH, kru pesawat langsung melaporkan kepada Aviation Security Airlines. Dia kemudian dibawa ke pos keamanan untuk dimintai keterangan.

Setelah berkoordinasi dengan Intel AU, POM AU, Airport Duty Manager, dan Team Leader Avsec Security melakukan interogasi terhadap ETH.

“Dari pengakuannya, ETH menyampaikan bahwa apa yang dikatakan terkait bom hanya candaan saja,” ujar dia.

Usman menambahkan, saat ini yang bersangkutan telah diserahkan ke Polsek Ngemplak. “Sesuai Pasal 437 Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, semua yang terkait informasi bom, baik sungguhan atau bohong merupakan tindakan melanggar hukum,” tutur Usman. (MJ-25)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.