Penuhi Nadzar, Warga Ajak Ternaknya Nonton Tayub

Arak-arakan hewan ternak. FOTO: Rhobi Shani. 
?
JEPARA – Sejumlah desa di Kabupaten Jepara pada Senin Pahing bulan Apit penanggalan Jawa menggelar ritual sedekah bumi. Di Desa Kepuk Kecamatan Bangri warga mengarak hantu sawah. Sementara di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo, warga berebut jembul. Sedangkan di Desa Lebak Kecamatan Pakisaji, warga mengarak hewan ternak menuju punden leluhur desa, yaitu Mbah Madinah.

Hewan ternak yang diarak mayoritas adalah sapi, kerbau, dan kambing. Setelah arak-arakan hewan ternak, dilanjutkan dengan tari tayub. Arak-arakan hewan ternak adalah wujud menebus janji.  

“Ini bagian dari nadzar saya. Dulu sapi saya pernah sakit sekitar enam bulan. Saat sakit saya nadzar, kalau sembuh akan saya ajak nonton joget. Dan ternyata sapi saya sembuh, terus sekarang membayar janji itu,” ujar Niam, Selasa (16/8/2016).

Pemilik hewan ternak lainnya, Munir, mengatakan, tradisi nadzar membawa hewan ternak ke punden sudah menjadi tradisi turun temurun. Tak hanya nadzar, tetapi seolah menjadi kebiasaan warga setiap tahun ketika memiliki hewan sembuh dari penyakitnya, dibawa ke Punden.

“Sudah menjadi tradisi turun temurun kalau hewan sembuh dari sakit, ketika ada acara manganan seperti ini dibawa,” kata Munir.

Hewan-hewan ternak milik warga setelah berkumpul, lalu diarak menuju punden. Sesepuh desa menyambut iring-iringan hewan ternak. Kemudian, hewan ternak peserta arak-arakan dibasahi dengan air kembang.

“Kalau prosesi itu semua sudah selesai, baru para penari tayub tampil. Warga menikmati jogetan sambil makan bersama,” tutur Petinggi Desa Lebak, M Sodiq.

M Shodiq menambahkan, kegiatan arak-arakan hewan ternak ini merupakan rangkaian awal dari perayaan sedekah bumi. Mayoritas penduduk di desa tersebut adalah petani dan juga peternak.

“Ini bagian dari wujud syukur masyarakat Desa Lebak. Secara filosofis, acara manganan ini merupakan wahana berkumpul, guyub antar warga satu dengan warga lainnya,” pungkas Sodiq. (Oby)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 8

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.