Penimbunan Solar di Sukoharjo Dibongkar, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Tersangka diketahui bernama Agus Tenang warga Kampung Bororejo RT 05 RW 03, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo.

SUKOHARJO – Satuan Reskrim Polres Sukoharjo membongkar gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Dukuh Kragilan RT 01 RW 06, Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi. Foto: metrojateng.com

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, terbongkarnya praktik ilegal ini berawal dari laporan masyarakat yang menaruh curiga karena kerap mendapati truk keluar masuk di gudang milik tersangka.

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut, hingga dilakukan penggerebekan pada Jumat (1/2) malam. Saat itu ditemukan 12.000 liter solar di dalam gudang.

Petugas juga mendapati empat armada truk besar masing-masing bernomor polisi AD 1310 UF,  E 8867 VB, R 1850 DA dan BH 8761 GI. Kemudian dua mobil boks bernopol H 1309 QI, H 1868 DS, serta mobil Luxio B 8813 FY dan L300 nopol AD 1310 UF.

Kendaraan tersebut sebagain besar telah dimodifikasi dengan dilengkapi tangki layaknya armada pengiriman BBM. Guna mengelabuhi, tangki itu ditutup dengan terpal.

Tersangka diketahui bernama Agus Tenang warga Kampung Bororejo RT 05 RW 03, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo. “Pelaku ini bermain sendiri dalam operasinya. Solar tersebut akan dijual ke pabrik-pabrik di wilayah Solo Raya,” terang Kapolres saat gelar perkara, Kamis (7/2/2019).

Dilanjutkan Kapolres, tersangka terbukti melanggar Pasal 55 UURI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas, dengan ancaman hukuman enam tahun kurungan dan denda Rp 60 miliar. (MJ-28)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.