Peniggian Jembatan Jangan Tunggu Normalisasi Kali Beringin

Bekas banjir di Mangkang Wetan. (foto: metrosemarang.com)

 

 

 

SEMARANG – Peninggian jembatan Kali Beringin yang saat ini sangat rendah sehingga mudah tersumbat oleh sampah dan menyebabkan banjir di Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, diminta segera dilakukan. Peninggian jembatan diminta jangan menunggu dimulai normalisasi Kali Beringin.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Kadarlusman mengatakan, pihaknya mendukung rencana peninggian jembatan itu oleh pemerintah kota. Jembatan menuju Lapangan Kalisalak kondisinya sudah terlalu rendah sehingga sampah gampang tersangkut.

‘’Daerah Mangkang tahun ini sebenarnya sudah aman dari banjir Kali Beringin. Kemarin itu kan karena adanya sumbatan di jembatan itu, sehingga tanggul jebol tidak kuat menahan tekanan air, dan meluap ke permukiman,’’ katanya, Jumat (24/11).

Peninggian Jembatan Kali Beringin menuju Lapangan Kalisalak itu sudah sangat mendesak. Karena itu, walaupun tidak lama lagi akan dilakukan normalisasi Kali Beringin, pemerintah kota jangan menunggu normalisasi tersebut dimulai.

Jika peninggian jembatan menunggu proses normalisasi Kali Beringin warga sekitar khususnya Mangkang Wetan RT 2 RW 3, pasti khawatir kejadian banjir akan terulang lagi. Mengingat musim penghujan masih berlangsung di Kota Semarang dan diperkirakan sampai bulan Maret.

‘’Apalagi, dinaikkan artinya jembatan itu juga harus dibongkar total, sehingga tentu butuh waktu,’’ tegasnya.

Seperti diketahui, rencananya dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang akan meningginggikan Jembatan Kali Beringin 1,5 meter dari kondisi saat ini. Lalu jembatan juga akan dilebarkan yang semula 3 meter menjadi 5 meter, dan nantinya juga akan dipanjangkan menjadi sekitar 10-12 meter. (duh)

Anda mungkin juga berminat
Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 61 = 71

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.